Banjir Rob Kembali Rendam Jalan Kalimas Surabaya, Kali Ini Setinggi 30 Cm

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 12:54 WIB
jalan kalimas surabaya diterjang banjir rob
Banjir Rob kembali rendam Kalimas (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Jalan Kalimas Baru Surabaya kembali terendam air laut pasang. Banjir rob ini datang sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (29/5/2021). Akibatnya terjadi genangan setinggi 30 cm.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno mengatakan banjir rob terjadi sejak pukul 10.00 WIB. Namun tidak sedalam saat Jumat (28/5).

"Masih banjir rob pagi ini, tapi tidak sedalam kemarin Jumat (28/5). Karena gelombang tinggi maksimum tanggal 27 dan 28 Mei. Untuk peringatan dini banjir rob sampai 29 Mei," kata Sutarno kepada detikcom.

Sutarno menyebut ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 30 cm. Hal ini disebut bisa mengganggu aktivitas masyarakat dan transportasi yang melintas.

"Dampaknya muncul genangan air 10 hingga 30 cm yang bisa mengganggu transportasi sekitar pelabuhan dan pesisir. Aktivitas petani garam dan perikanan, hingga bongkar muat di pelabuhan," jelasnya.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Prasetyo Umar Firdianto menjelaskan adanya super blood moon (Gerhana Bulan Total) turut mempengaruhi ketinggian pasang surut air laut. Posisi bulan, bumi dan matahari yang sejajar akan mengakibatkan gaya tarik terhadap air laut lebih tinggi. Sehingga terjadi pasang air laut lebih tinggi. Prasetyo menyebut hal ini bisa menyebabkan banjir rob.

Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak yakni di pesisir Surabaya barat, Pelabuhan Surabaya, pesisir Surabaya timur hingga pesisir Sidoarjo dan Pasuruan. Dampak banjir rob diprakirakan terjadi hingga 29 Mei 2021 pukul 10.00 sampai 12.00 WIB.

"Ketinggian banjir rob dapat mencapai 10 hingga 20 cm yang diprediksi terjadi pada tanggal 25 sampai 29 Mei 2021 pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB setiap harinya," papar Prasetyo.

Prasetyo mengimbau masyarakat di pesisir pantai untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Karena sifat air rob ini licin hingga korosif yang berbahaya bagi kendaraan.

"Imbauan untuk masyarakat pesisir yang daerahnya menjadi langganan air pasang, mohon untuk lebih berhati-hati karena mungkin jalanan bisa tergenang oleh air pasang yang selain licin, sifat air laut yang korosif dapat berbahaya bagi kendaraan," imbaunya.

(fat/fat)