Banyuwangi Miliki Rumah Aman Gempa Berbasis Masyarakat

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 21:07 WIB
rumah aman gempa di banyuwangi
Salah satu rumah yang di-retrofitting (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Palang Merah Indonesia (PMI) terapkan rumah aman gempa (retrofitting) berbasis masyarakat di Banyuwangi. Program Retrofitting berbasis masyarakat ini dilaksanakan oleh PMI Banyuwangi dan PMI Pusat, dengan dukungan Palang Merah Amerika (Amcross) dan USAID.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI, Arifin Muhammad Hadi, dan Wakil Ketua PMI Banyuwangi, Nurhadi, Selasa (25/5/2021).

Sebanyak empat rumah yang tersebar di Kelurahan Mojopanggung dan Kelurahan Tamanbaru diresmikan menjadi rumah aman gempa. Keempat rumah tersebut direnovasi dengan cara memperkuat bangunan sebagai rumah tahan gempa.

"Rumah ini di retrofitting karena memang kondisi awalnya tidak kuat," Kata Arifin saat meninjau salah satu rumah yang telah diretrofitting di Jalan Kendang Kempul, Kelurahan Mojopanggung, Banyuwangi.

Retrofitting adalah perkuatan bagian-bagian rumah agar jauh lebih tahan dari goncangan gempa. Ada sejumlah bagian rumah yang harus diperiksa kondisinya untuk kemudian dilakukan perkuatan. Mulai dari dinding, tiang beton, ukuran pintu, atap, hingga teras.

"Menguatkan kerangka, dinding, itu semua dikaji sesuai dengan kondisi rumah masing-masing.," jelasnya.

Arifin mengungkapkan dipilihnya Banyuwangi menjadi lokasi percontohan rumah aman gempa karena letak Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini merupakan daerah rawan gempa bumi. Apalagi terdapat zona megatrusht yang memiliki potensi bencana gempa bumi dan tsunami di selatan Pulau Jawa.

"Dua daerah telah menjadi lokasi pemodelan penguatan rumah aman gempa, satu di Jawa Barat yakni Sukabumi, dan Jawa Timur di Banyuwangi," ucapnya.

Arifin berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menindaklanjuti dengan mengadakan sosialisasi dan workshop kepada masyarakat.