Wagub Emil Berharap Pabrik Speaker untuk Bentley Ini Serap Banyak Tenaga Kerja

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 17:32 WIB
Pemprov Industri Otomotif Serap Produk SBE Yang Akan Selaras Dengan Penyerapan Tenaga Kerja di Jawa Timur
Wagub Emil di PT SBE (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak turut mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi PT Sinar Baja Elektronic (SBE) di Margomulyo. Emil Dardak bangga perusahaan di Jatim menguasai pasar Internasional.

"Karena ini adalah pabrik asli jawa timur yang sudah berusia 40 tahun berdiri dan memproduksi speaker, produk elektronika yang sekarang sudah menguasai pasar internasional. Dan kunjungan Pak Menteri ini menjadi semangat," ujar Wagub Emil usai kunjungan di Kantor Sinar Baja Elektronic di Jalan Margomulyo, Selasa (25/5/2021).

Emil mengatakan Pemprov Jatim pernah berkolaborasi dengan SBE melakukan pendampingan ke ITS Surabaya dalam penyempurnaan prototipe emergency ventilator.

"Kami sudah berkolaborasi dengan SBE untuk mendampingi ITS dalam menyempurnakan prototipe untuk ventilator emergency yang disebut sebagai emergency ventilator ITS yang sekarang dikerjasamakan dengan Unair," ungkap Emil.

Emil juga mengungkapkan saat ini SBE tengah mengembangkan satu prototype lagi. Dan nantinya akan dilakukan uji klinis.

"Jadi tadi ada satu jenis prototype lagi yang dikembangkan SBE yang juga kita akan harapkan bisa kerjasama juga uji klinisnya," lanjut Emil.

Sementara itu, Emil juga berharap industri otomotif bisa menyerap produk-produk dari SBE dengan begitu, serapan tenaga kerja akan semakin banyak. Untuk diketahui produk speaker dari SBE sendiri juga sudah digunakan oleh merk mobil terkenal yakni Bentley.

"Untuk serapan tenaga kerja, selama pandemi SBE mempertahankan, memang ada harapan besar bahwa industri otomotif lokal bisa membuka ruang untuk menyerap produk-produk SBE, karena kapasitas mereka tadi baru 60 persen, masih ada ruang untuk meningkatkan kapasitas, meningkatkan sif sehingga lebih banyak lagi tenaga kerja yang bisa diserap," tandas Emil.

(iwd/iwd)