Pemudik Asal Bogor Diamankan di Lamongan Bawa Hasil Rapid Antigen Palsu

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 16:57 WIB
polres lamongan
Polisi patroli di Alun-alun Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Terbukti membawa surat hasil rapid antigen palsu, seorang pemudik harus berurusan dengan polisi di Lamongan. Tak hanya selembar, ia kedapatan membawa lima lembar surat hasil rapid test antigen yang ternyata hasil editan.

Kejadian diamankannya pemudik yang membawa surat hasil rapid antigen palsu tersebut berawal ketika polisi menggelar razia protokol kesehatan. Petugas gabungan yang terdiri dari polisi dan Satpol PP mengamankan pemudik yang membawa surat palsu tersebut saat sedang melaksanakan giat random rapid test antigen ke warga yang tengah berada di alun-alun Lamongan.

"Iya, kami mengamankan warga yang kedapatan membawa surat hasil rapid antigen palsu ketika kami menggelar random rapid tes warga di alun-alun Lamongan," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/5/2021).

Ketika menggelar random rapid test ke warga, petugas gabungan menghentikan kendaraan Suzuki Ertiga Warna silver yang ketika itu melaju di sekitar alun-alun Lamongan. Minibus tersebut ditumpangi satu keluarga yang terdiri dari 5 orang dan mereka bermaksud hendak balik ke Bogor. Saat itulah salah satu penumpang minibus tersebut yang berinisial EN menunjukkan 5 lembar surat keterangan hasil rapid test antigen.

"Saat dilakukan pemeriksaan identitas, yang bersangkutan menunjukkan 5 lembar surat keterangan hasil rapid test antigen yang diduga palsu," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penelitian, terang Yoan, ternyata diketahui surat tersebut hasil scan komputer. EN, lanjut Yoan, juga mengakui bahwa dirinyalah yang membuat dan mengedit hasil rapid test milik temannya yang dikirim dalam bentuk Word melalui pesan singkat.

"Salah satu dari penumpang mobil mini bus ini mengaku kalau dia memalsukan surat rapid test antigen palsu setelah browsing dari internet," tandas Yoan.

Tujuan yang bersangkutan membuat surat rapid antigen palsu tersebut untuk mengelabui dan ditunjukkan kepada petugas sehingga lolos ketika ada pemeriksaan di jalan. Saat ini keluarga pemudik tersebut masih dimintai keterangan di Polres Lamongan.

"Karena diketahui membawa surat palsu, petugas gabungan pun melakukan rapid test antigen kepada anggota keluarga tersebut," pungkas Yoan.

Simak Video: Kapolda Metro Ancam Tindak Pidana Pemalsu Surat Bebas Covid-19

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)