BPSDM Jatim Digadang-gadang Jadi Lembaga Pelatihan Termaju di Indonesia

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 13:44 WIB
Pemprov Jatim kembali mengukir prestasi di tengah pandemi COVID-19. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim meraih Akreditasi A dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Gubernur Khofifah/Foto: Istimewa/Humas Pemprov Jatim
Surabaya -

Pemprov Jatim kembali mengukir prestasi di tengah pandemi COVID-19. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim meraih Akreditasi A dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Pihaknya berharap, akreditasi ini mampu mencetak ASN yang kompetitif serta semakin profesional, dalam melaksanakan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat. Baik itu di tingkat nasional maupun di Jatim.

"Alhamdulillah, BPSDM Jatim berhasil meraih kembali akreditasi A. Kami harapkan capaian ini akan bisa mencetak ASN-ASN yang semakin kompetitif serta profesional di bidangnya berskala nasional tentunya, lewat program pelatihan-pelatihan yang telah dimiliki oleh BPSDM," ujar Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin (17/5/2021).

Khofifah juga berharap, BPSDM Jatim bisa mempertahankan akreditasi A untuk 5 tahun ke depan. Pasalnya, penilaian dan juga kualitas yang diinginkan oleh LAN sebagai Pembina Lembaga Pelatihan yang ada di Indonesia semakin kompleks. Selain itu, Khofifah juga meminta BPSDM untuk terus berbenah agar bisa meningkatkan fungsi dalam hal peningkatan kompetensi ASN. Baik di level nasional, provinsi, ataupun kabupaten/kota di Jatim.

"Akreditasi ini harus bisa kita pertahankan dengan terus melakukan pembenahan di berbagai bidang. Ini penting, karena keberadaan BPSDM sebagai Kawah Candra Dimuka bagi para ASN sekaligus sebagai kiblat pengembangan kompetensi ke depan, yang diharapkan menghasilkan ASN yang mandiri, profesional dan berkualitas serta menguasai IT," tambahnya.

Sementara Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, sejak Januari 2021 pihaknya telah mengajukan re-akreditasi untuk empat program pelatihan di BPSDM Jatim. Karena sesuai dengan persyaratan di tahun 2021 ini, BPSDM Jatim harus diakreditasi kembali setelah 5 tahun yang lalu sudah menyandang akreditasi A. Program penilaian re-akreditasi ini dimulai sejak Bulan Maret 2021, dengan format metode penilaian yang baru.

"Kami sudah menyiapkan proses re-akreditasi ini cukup lama, termasuk pemenuhan semua persyaratan yang dibutuhkan. Terima kasih kami sampaikan atas dukungan penuh Ibu Gubernur, Widyaiswara, Para ASN di BPSDM Jatim serta para alumni pelatihan yang semuanya bagian dari penilaian yang dilakukan oleh serta tim penilai dari LAN RI," ungkap Aries.

"Semoga, dengan akreditasi ini ASN di Provinsi Jatim akan semakin profesional dan CETTAR sesuai tagline dari Ibu Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur, serta dapat menjalankan program Corporate University untuk mensukseskan visi dan misi, serta program Nawa Bhakti Satya Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim," lanjutnya.

Lihat juga video 'Airlangga Pede Ekonomi RI Tembus 7 Persen di Kuartal II 2021':

[Gambas:Video 20detik]