Heboh Ibu di Kediri Temukan Telur Ayam yang Diduga Palsu

Andhika Dwi - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 23:04 WIB
Seorang ibu di Kediri menemukan telur ayam yang diduga palsu. Video temuan itu pun sempat beredar melalui WhatsApp.
Ibu di Kediri yang menemukan telur ayam diduga palsu/Foto: Istimewa
Kediri -

Seorang ibu di Kediri menemukan telur ayam yang diduga palsu. Video temuan itu pun sempat beredar melalui WhatsApp.

Video yang beredar berdurasi satu menit. Dalam video tersebut tampak sejumlah telur ayam dalam kondisi terpecah. Isinya tampak kental menyerupai jel.

"Nah, ini masa telur bisa seperti ini, ini seperti tisu," ucap seorang ibu-ibu dalam video tersebut, seperti yang dilihat detikcom, Minggu (16/5/2021).

Video lainnya berdurasi 4 menit 27 detik. Tampak sejumlah telur terpecah dan isinya mengeras seperti es krim.

"Ini ternyata saya menemukan benar-benar menemukan telur yang mungkin dikatakan telur palsu ini. Ya tadi kita mau bikin ceplok telor dan kita buka ternyata masyaallah seperti ini. Kalau telur ditaruh kulkas itu tidak akan beku. Tapi ini beku ini dia. Mohon untuk pihak berwajib, saya sisakan telurnya untuk bukti," ucap perempuan dalam video tersebut.

Hasil penelusuran detikcom, penemuan telur ayam yang diduga palsu itu terjadi di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Penemuan telur ayam diduga palsu ini pertama kali dilaporkan oleh Linda Agustini. Awalnya ia mengaku membeli satu kilogram telur ayam dari pedagang kaki lima dan memasukkan ke dalam kulkas.

"Saya masukkan ke dalam kulkas bagian bawah, bukan freezer. Setelah lima hari saya pecahkan tidak bisa, keras sekali. Cangkangnya bahkan bisa diiris pakai pisau," kata Linda.

Ia menambahkan, selain cangkang yang sulit dipecahkan, putih dan kuning telur juga mencair dan bercampur menjadi satu. Tidak seperti telur pada umumnya. Bahkan dari dalam telur keluar cairan bening yang kemudian mengeras seperti lem. Kulit ari yang berada di dalam cangkang juga kenyal saat ditarik.

"Karena khawatir berdampak pada kesehatan, telur itu tidak jadi dimasak. Apalagi sempat ada kabar telur palsu beberapa waktu lalu. Saya beli seharga Rp 19 ribu per kilogram," imbuh Linda.

(sun/bdh)