Sempat Diterpa Hoaks COVID-19 di Jatim Meledak, Ini Jumlah Kasus Positifnya

Faiq Azmi - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 11:36 WIB
H+2 Lebaran, Kasus Aktif COVID-19 di Jatim Tersisa 1.614
Foto: Tangkapan Layar Pemprov Jatim
Surabaya -

Kasus aktif COVID-19 di Jawa Timur terus menurun. Hingga Sabtu (15/5), kasus aktif COVID-19 di Jawa Timur tersisa 1.614 kasus.

Jubir Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, kasus aktif Corona terbanyak ada di Kabupaten Madiun yakni sebanyak 169 kasus.

"Kasus aktif di Jatim memang terus turun. Tapi kita tetap waspada, khususnya libur lebaran ini. Saat ini kasus terbanyak ada di Kabupaten Madiun," ujar Jibril saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Banyuwangi menjadi daerah dengan kasus aktif COVID-19 terbanyak kedua di Jatim dengan 160 kasus. Melengkapi posisi tiga besar, ada Tulungagung dengan 112 kasus aktif. Sementara, Sumenep menjadi satu-satunya daerah tanpa kasus aktif.

Di Jatim sendiri, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 138.310. Pasien yang meninggal dunia sebanyak 10.977.

Berikut detail kasus aktif COVID-19 di 38 Kabupaten/Kota Jatim:

1. Kabupaten Madiun, 169 kasus aktif
2. Banyuwangi, 160 kasus aktif
3. Tulungagung, 112 kasus aktif
4. Kota Magetan, 108 kasus aktif
5. Kota Surabaya, 104 kasus aktif
6. Ngawi, 97 kasus aktif
7. Kota Madiun, 96 kasus aktif
8. Kabupaten Blitar, 95 kasus aktif
9. Ponorogo, 90 kasus aktif
10. Nganjuk, 87 kasus aktif
11. Trenggalek, 67 kasus aktif
12. Pacitan, 60 kasus aktif
13. Kabupaten Kediri, 59 kasus aktif
14. Kabupaten Mojokerto, 49 kasus aktif
15. Gresik, 47 kasus aktif
16. Sidoarjo, 45 kasus aktif
17. Tuban, 38 kasus aktif
18. Jember, 33 kasus aktif
19. Jombang, 33 kasus aktif
20. Kota Mojokerto, 25 kasus aktif
21. Kota Malang, 21 kasus aktif
22. Kabupaten Malang, 17 kasus aktif
23. Lamongan, 17 kasus aktif
24. Kota Batu, 16 kasus aktif
25. Bojonegoro, 14 kasus aktif
26. Kabupaten Pasuruan, 14 kasus aktif
27. Kabupaten Probolinggo, 11 kasus aktif
28. Lamongan, 11 kasus aktif
29. Bondowoso, 9 kasus aktif
30. Kota Blitar, 9 kasus aktif
31. Kota Probolinggo, 7 kasus aktif
32. Pamekasan, 4 kasus aktif
33. Sampang, 4 kasus aktif
34. Kota Kediri, 3 kasus aktif
35. Lumajang, 3 kasus aktif
36. Kota Pasuruan, 3 kasus aktif
37. Situbondo, 3 kasus aktif
38. Sumenep, 0 kasus aktif.

(fat/fat)