12.885 Napi di Jatim Dapat Remisi Lebaran 2021, Negara Hemat Rp 7,7 M

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 11:18 WIB
Ilustrasi Napi di Penjara
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Sebanyak 12.885 atau 60% narapidana (Napi) di Jatim mendapat remisi khusus Lebaran 2021. 123 Di antaranya langsung bebas dan bisa merayakan lebaran di rumah. Negara pun hemat Rp 7,7 M.

Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan, penghematan itu dari pengeluaran pembayaran bahan makanan. Tahun ini, setiap napi mendapat subsidi uang negara untuk makan setiap harinya sebesar Rp20 ribu.

Meski begitu, tegas Krismono, remisi ini bukan bentuk obral hukuman. Melainkan, penentuan pemberian remisi telah melalui sidang tim penilai pemasyarakatan (TPP).

"Untuk lolos sidang tersebut, napi dewasa setidaknya harus menjalani masa hukuman paling sedikit enam bulan dan tiga bulan untuk anak-anak. Yang paling penting adalah mereka harus berkelakuan baik dan aktif dalam pembinaan yang ada baik kemandirian maupun kerohanian," kata Krismono, Jumat (14/5/2021).

Hingga kini, 39 lapas/rutan di Jatim telah dihuni 27.458 napi. Dengan 21.301 di antaranya berstatus sebagai napi dan 6.157 lainnya masih berstatus tahanan.

"Jumlah itu lebih dari dua kali lipat kapasitas yang mampu ditampung yaitu 13.246 orang saja. Sehingga angka overkapasitas di Jatim mencapai 107%. Angka ini melebihi rata-rata overkapasitas nasional yang menyentuh angka 75%," ujarnya.

Angka tersebut masih dinamis dan bisa bertambah. Namun program asimilasi dan integrasi di rumah berdasarkan Permenkumham No 32 Tahun 2020 yang dilaksanakan sejak 1 Januari 2021 lalu, telah memberi kesempatan ke 3.057 napi menyelesaikan masa hukumannya di rumah.

"Kami selalu mengupayakan sistem hukum yang restoratif, sehingga mengedepankan pembinaan untuk menyiapkan napi bisa diterima saat kembali ke masyarakat," pungkasnya.

Simak Video: 183 Napi di Lapas Tasikmalaya Dapat Remisi Hari Raya

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)