Harga Daging Sapi di Pasar Tradisional Surabaya Naik Jelang Lebaran 2021

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 10:19 WIB
Satgas Pangan Polda Jatim dan disperindag sidak untuk mengecek kenaikan harga barang pokok
Sidak kebutuhan pokok jelang lebaran (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Menjelang lebaran Idul Fitri 2021, harga daging sapi di Surabaya mengalami kenaikan. Hal ini diketahui saat Satgas Pangan Polda Jatim sidak untuk mengecek kenaikan harga barang pokok.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman yang menjabat sebagai Kasatgas Pangan Polda Jatim mengatakan, secara keseluruhan harga sembako terpantau normal. Hanya daging sapi dan minyak goreng mengalami kenaikan yang wajar.

"Kami melakukan sidak di sini untuk mengetahui ketersediaan pangan kebutuhan pokok maupun harga dari kebutuhan pangan itu sendiri. Tadi kita sudah lihat bersama-sama untuk kebutuhan pangan saat ini normal semua terpenuhi kebutuhannya," kata Farman usai sidak di Pasar Tambakrejo Surabaya, Selasa (11/5/2021).

Farman memaparkan kenaikan harga daging sapi berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Sebelumnya, harga daging sapi rerata Rp 100 ribu, kini menjadi Rp 110 ribu hingga Rp 125 ribu. Untuk minyak goreng, baik yang kemasan maupun curah mengalami kenaikan. Namun, kenaikannya tak banyak hanya Rp 500 saja.

"Sedangkan untuk harga sebagian besar masih di bawah harga eceran tertinggi, hanya yang agak naik itu ada pada daging sapi. Yang berkisar antara harga Rp 110 ribu sampai Rp 125 ribu dan minyak goreng, baik curah maupun kemasan. Untuk harga kebutuhan pokok lainnya masih normal," papar Farman.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jatim Drajat Irawan mengatakan kenaikan harga daging sapi ini dikarenakan adanya permintaan yang tinggi dari masyarakat.

"Ini di antaranya karena permintaan pasar ada peningkatan. Ini mengindikasikan ada pergerakan peningkatan. Perekonomian kita mulai berjalan lebih bagus. Ini ketersediaan kita hari ini ada peningkatan sedikit," kata Drajat.

Kendati demikian, Drajat menyebut kenaikan harga daging sapi ini tak akan berlangsung lama. Kenaikannya juga masih wajar.

"Tapi mungkin besok ada peningkatan permintaan tapi setelah itu normal. Naiknya tapi masih wajar lah. Selain itu minyak, lainnya stabil bahkan di bawah HET. Ini mengindikasikan distribusi lancar dan kita punya early warning system dari siskaperbapo maupun dari Polda Jatim," pungkas Drajat.

Selanjutnya
Halaman
1 2