Ngaji lan Ngopi, Cara Habib Ini Berdakwah Lewat Warung Kopi di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 03:49 WIB
ngaji lan ngopi
Habib Assegaf saat memberikan tausiah di warung kopi (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Banyak jalan untuk menyiarkan dakwah agama. Seperti yang dilakukan oleh pendakwah di ini yang melakukannya dengan cara mendatangi warung kopi di malam hari.

Adalah Habib Muhammad Assegaf yang melakukannya. Saat ditemui detikcom di sebuah warung kopi di kawasan Lakarsantri, Surabaya, Habib Assegaf terlihat sedang berdakwah di antara para milenial.

Dengan mengusung konsep 'Ngaji lan Ngopi', Habib Assegaf menyampaikan ceramah yang bisa dipahami dan mudah dicerna oleh para muda-mudi di warung kopi. Habib Assgeaf mengaku kegiatan ngaji lan ngopi ini sudah berjalan sejak sebelum pandemi atau sekitar dua tahun lalu.

Ia termotivasi melakukan kegiatan ini lantaran ingin mendekati pemuda-pemuda yang sering ke warung kopi dan enggan datang ke majelis-majelis agar mendapatkan siraman rohani.

"Kita harus punya program yang prinsipnya itu jemput bola. Karena di akhir zaman sudah bukan lagi orang yang datang ke ulamanya, tapi ulama nya yang perlu datang ke yang didakwahi, istilahnya jemput bola lah," kata Habib Assegaf kepada detikcom, Senin (10/5/2021).

Untuk bisa mengubah rutinitas pemuda yang gemar ke warung kopi tidaklah mudah. Untuk itu, Habib Assegaf tepat di bulan Ramadhan ini kembali memberikan tausiah.

Tausiah yang disampaikan oleh Habib Assegaf terkait kajian-kajian syariat yang di sisipkan materi tentang tata cara wudu, salat, dan mandi besar.

"Rata-rata memang teman-teman yang nol daripada pendidikan syariat, sehingga perlu bagi kita di materinya kita isi tentang kajian-kajian syariat. Jadi kita sisipkan bagaimana caranya mandi besar, wudu, salat, dan lain-lain, kita ajarkan ke mereka," ungkap Habib Assegaf.

Selanjutnya
Halaman
1 2