Surabaya Zona Oranye COVID-19, Pemkot Imbau Warga Salat Id di Rumah

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 08 Mei 2021 17:40 WIB
Pemerintah pusat melarang mudik lokal. Maka dari itu, Pemkot Surabaya akan mengawasi wisatawan dari kota sekitar.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Kota Surabaya masih jadi zona oranye COVID-19. Sehingga Pemkot Surabaya mengimbau warga untuk salat id di rumah.

Berdasarkan Surat Edaran No 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi COVID-19, daerah dengan zona oranye dan merah tetap melaksanakan salat Id di rumah.

"Salat Id muncul dari Kementerian Agama yang warna merah dan zona oranye tidak boleh melaksanakan salat Id bersama," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kepada wartawan di Museum Olahraga, Sabtu (8/5/2021).

Eri pun mengimbau masyarakat Surabaya untuk menunaikan salat id di rumah. Sebab, aturan terbaru menyebutkan, tidak boleh menggelar salat id di masjid dan lapangan untuk daerah zona oranye.

"Surabaya salat id di rumahnya masing-masing. Suratnya baru keluar kemarin. Kemarin boleh, kemarin keluar lagi tidak boleh. Kita harus inline dengan pemerintah, kita jalankan," ujarnya.

Pemkot Surabaya juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak menggelar salat id di masjid. Ia juga meminta maaf kepada warganya, karena Surabaya masih zona oranye dan tidak mengizinkan salat Id di masjid.

"Surat edaran juga sudah kita keluarkan yang karena Surabaya masih zona oranye. Saya mohon maaf kepada warga Surabaya, ayo salatnya di rumah masing-masing dulu, ya," jelasnya.

"Bukan karena apa-apa, tapi mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Surabaya. Saya nitip Surabaya kepada warga Surabaya," tambahnya.

Eri juga meminta seluruh camat untuk mensosialisasikan aturan tersebut. Hal ini agar nantinya tidak ada yang tetap menyelenggarakan salat id, baik di masjid maupun lapangan.

"Insyaallah kita sampaikan ke seluruh camat untuk memberitahukan untuk salat id di Surabaya. Bukan kita melarang, tapi ini ada surat edaran yang menyatakan seperti itu. Kalau itu salat Id-nya keluarga ya nggak papa, di halaman rumah nggak papa. Mosok ga oleh," pungkasnya.

(sun/bdh)