Razia Prokes di Mal Probolinggo, Pelanggar Ada yang Adu Mulut hingga Nangis

M Rofiq - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 20:25 WIB
Adu mulut terjadi saat petugas gabungan dari Pemkot Probolinggo, TNI-Polri merazia protokol kesehatan kerumunan warga di salah satu mall di jalan Dokter Soetomo, Kota Probolinggo
Wanita ini menangis tertangkap tak pakai masker (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Adu mulut terjadi saat petugas gabungan Pemkot Probolinggo, TNI-Polri merazia protokol kesehatan kerumunan warga di salah satu mal Jalan Dr Soetomo, Jumat (7/5/2021). Petugas juga temukan warga tak bermasker dan enggan jaga jarak.

Salah satu pengunjung pria memakai topi hitam terlibat adu mulut dengan petugas. Pria tersebut tidak mau diingatkan untuk menjaga jarak saat antre di kasir. Bahkan, si pria tersebut terkesan tidak mau disalahkan dan malah minta tokonya yang harus ditutup.

Di tempat lain, petugas memergoki seorang perempuan tidak masker. Perempuan memakai hijab pink ini langsung menangis dan menghindari petugas yang akan melakukan rapid antigen. Dia kedapatan tidak memakai masker saat berbelanja. Setelah dibujuk, akhirnya mau dirapid antigen.

Jelang lebaran ini, banyak warga berbelanja untuk kebutuhan lebaran maupun membeli sembako, dengan banyaknya warga berkerumun inilah membuat tim gabungan melakukan razia protokol kesehatan.

Salah satu warga terjaring, Mada (21), warga Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, saat keluar hendak belanja baju lebaran lupa membawa masker, akhirnya terjaring petugas dan dirapid.

Adu mulut terjadi saat petugas gabungan dari Pemkot Probolinggo, TNI-Polri merazia protokol kesehatan kerumunan warga di salah satu mall di jalan Dokter Soetomo, Kota ProbolinggoAdu mulut terjadi saat petugas razia pengunjung mal/ Foto: M Rofiq

"Pas keluar lupa bawa masker, mau belanja baju lebaran, saat ini belanja bersama adiknya untuk kebutuhan lebaran, baru sadar saat kepergok petugas melakukan razia protokol kesehatan, dan di rapid, ngak masalqh biar tahu saat ini terkonfirmasi atau tidak" ujar Mada.

Razia dilakukan di pasar-pasar tradisional, toko emas, hingga pusat perbelanjaan. Hasilnya masih banyak warga yang tidak disiplin dan patuh terhadap prokes. Seperti tidak bermasker dan tidak menjaga jarak. Bagi yang melanggar prokes, langsung dilakukan rapid antigen di tempat.

"Masih banyak toko dan warga tidak patuh protokol kesehatan, seperti tidak ada tempat cuci tangan dan disinfektan, kita akan pantau terus lokasi tempat pusat keramaian antisipasi pelanggaran prokes di pusat keramaian, sampai selesai lebaran," kata Asisten Perekonomian Pemkot Probolinggo, Setyorini Sayekti.

Selain dilakukan penyekatan di masa mudik lebaran ini, petugas tim Satgas COVID-19 Kota Probolinggo, juga menggencarkan razia kerumunan agar penularan virus Corona tidak semakin merajalela.

(fat/fat)