4,7 Ton Beras dan 50 Ribu Masker Digelontor ke Dhuafa dan Warga Tak Mampu

Ainur Rofiq - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 17:40 WIB
50 Ribu masker dan 4,7 Ton beras digelontor ke dhuafa, yatim piatu dan warga kurang mampu di pelosok-pelosok desa Bojonegoro.
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro -

50 Ribu masker dan 4,7 Ton beras digelontor ke dhuafa, yatim piatu dan warga kurang mampu di pelosok-pelosok desa Bojonegoro. Apalagi situasi pandemi COVID-19 belum jelas kapan berakhir.

Bantuan beras kemasan 5 kg ini merupakan kumpulan zakat fitrah anggota polisi di Bojonegoro yang dikemas dengan total 949 paket. Menggunakan sepeda motor, petugas bhabinkamtibmas di jajaran polsek bahu membahu mendatangi rumah warga yang mendapatkan jatah paket beras zakat ini.

Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, menjelaskan pembagian zakat fitrah kali ini sengaja dibagikan secara door to door karena menghindari kerumunan massa.

"Hari ini, kami mulai menyalurkan 949 beras paketan dan 50 ribu masker dari zakat fitrah para anggota Polres Bojonegoro maupun keluarga. Kita sasar masyarakat tidak mampu, yatim piatu, di pelosok desa,"ujar AKBP EG Pandia di Mapolres Bojonegoro, Jumat (7/5/2021).

Karena masih situasi pandemi, jelas dia, 50 ribu masker yang dibagikan kepada masyarakat melalui para bhabinkamtibmas yang ada di 28 polsek jajaran bisa digunakan untuk ganti pada saat lebaran.

"Hari Raya Idul Fitri 2021 ini bertepatan pandemi virus Corona, untuk itu kami berpesan kepada masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Yakni 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas," tegasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan mudik 2021. Dengan harapan bisa meminimalisir penyebaran virus COVID-19. Pihaknya juga meminta agar silaturahmi dan bermaafan menggunakan fasilitas online.

"Tahun ini masih situasi pandemi. Kita imbau kepada seluruh masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, patuhi larangan mudik guna memutus penyebaran virus Corona. Jangan sampai Hari Raya Idul Fitri nanti menjadikan trend peningkatan angka terkonfirmasi positif Corona. Stay at home, sayangi diri dan keluarga," pungkasnya.

(fat/fat)