Polisi Bondowoso Kembali Gulung Jaringan Pembuat dan Pengedar Mercon

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 17:29 WIB
Polisi Bondowoso Kembali Gulung Jaringan Pembuat dan Pengedar Mercon
Komplotan pembuat dan pengedar mercon (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Polisi Bondowoso membekuk 5 orang komplotan pengedar bahan mercon. Mereka merupakan jaringan pelaku pembuat petasan yang sudah ditangkap sebelumnya.

Kelima anggota komplotan yang semuanya warga Wonosari tersebut masing-masing inisial N, R, S, SA, dan NA. Mereka dibekuk dalam waktu dan tempat berbeda di wilayah Bondowoso.

"Ini hasil pengembangan dari pelaku yang kami tangkap sebelumnya," jelas Wakapolres Bondowoso, Kompol Susyanto, kepada wartawan, Jumat (7/5/2021).

Menurut Susyanto, begitu polisi menangkap pelaku awal, secepat kilat pihaknya langsung melakukan pengembangan lebih lanjut. Termasuk informasi pendukung lainnya.

"Alhamdulillah, tak lebih dari 24 jam jaringan tersebut kami amankan. Ini juga sedang kami kembangkan lebih lanjut, untuk mengungkap kemungkinan ada anggota jaringan lainnya," ungkap Susyanto.

Para pelaku pembuat petasan di Bondowoso sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 1 ayat (1) Jo Pasal 1 ayat (3) UU Darurat RI No 12 tahun 1951.

Sehari sebelumnya, sebanyak 208 bungkus bubuk mercon masing-masing seberat 1 ons berhasil diamankan dari sebuah jaringan di Bondowoso. Bahan peledak itu akan dijadikan mercon. Selain bubuk mesiu bahan baku pembuat mercon, polisi juga berhasil mengamankan ribuan selongsong bahan baku mercon berbagai ukuran.

Semua bukti tersebut didapat dari hasil penangkapan dua orang tersangka di dua lokasi berbeda. Mulanya, polisi menangkap RI (45), warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari. Pelaku ditangkap di jalan Desa Kapuran. Saat ditangkap, ia tengah membawa tas berisi 39 bungkus bubuk mercon, untuk kebutuhan lebaran Idul Fitri 2021.

Saat diinterogasi, ia mengaku tak sendirian. Tapi mendapat bubuk mercon itu dari AH (56), tetangganya. Dari pengakuan RI itulah, polisi bergeak cepat. Posisi lantas menangkap pelaku kedua, A di rumahnya. Di rumah A, malah ditemukan seperangkat alat dan perlengkapan peracik mercon.

(fat/fat)