Kebakaran Terjadi di Bank Mandiri Jember Akibat Korsleting Listrik

Yakub Mulyono - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 00:09 WIB
Kantor Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Jember di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Patrang terbakar sekitar pukul 20.05 WIB. Kebakaran diduga karena adanya korsleting listrik yang berasal dari UPS (Alat penyimpan daya listrik) di ruangan server, yang berada di lantai 3 gedung tersebut.
Pemadam kebakaran di Bank Mandiri Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember -

Kantor Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Jember di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Patrang terbakar sekitar pukul 20.05 WIB. Kebakaran diduga karena adanya korsleting listrik yang berasal dari UPS (Alat penyimpan daya listrik) di ruangan server, yang berada di lantai 3 gedung tersebut.

UPS dengan tinggi 1,5 meter dan lebar 50 cm itu terbakar dan asapnya memenuhi seluruh ruangan. Beruntung api dapat segera dipadamkan, dan kobaran api yang membakar UPS tidak sampai meluas.

Proses pemadaman kebakaran membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Dalam proses memadamkan api yang dilanjut pendinginan itu, petugas Damkar Mako B Pemkab Jember menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).

"Awal kebakaran itu diketahui dari adanya asap yang sudah mengepul dan diketahui oleh petugas sekuriti (keamanan Bank Mandiri). Asapnya keluar dari jendela gedung," kata Koordinator Sekuriti Bank Mandiri, Mulyono saat dikonfirmasi dari dalam Gedung Kantor Bank Mandiri KC Jember, Senin (3/5/2021).

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas sekuriti bank, kata Mulyono, sumber api yang diketahui dari kepulan asap itu berasal dari lantai 3 gedung.

"Saat itu asap sudah mengepul, dan sekuriti kami mengecek dari lantai 5 ke lantai 3. Ternyata dari kepulan asap banyak di lantai 3. Kita telusuri ternyata kebakaran terjadi di ruangan server. Yang juga ada bau hangus dan gosong," jelasnya.

Namun saat akan mengecek lebih dalam, katanya, kepulan asap terlalu banyak dan ruangan tampak gelap. Sehingga petugas sekuriti Bank Mandiri kesulitan untuk bernapas.

"Selanjutnya karena kami tidak mampu memadamkan api itu, kami menelpon Damkar dan tidak lama petugas PMK itu datang. Selain itu juga datang Anggota Polsek," ucapnya.

Setelah petugas Damkar datang, lanjut Mulyono, langsung melakukan pemadaman api menggunakan Apar dan petugas Damkar yang berjumlah 10 orang itu menembus kepulan asap.

"Menurut keterangan petugas Damkar yang terbakar adalah UPS di ruangan server kantor bank kami," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2