Risma Sarankan Erick Thohir Belajar dari UMKM Surabaya di Saat Pandemi

Hilda Meilisa - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 21:11 WIB
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengkritik kebijakan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Kritik tersebut terkait penghentian bantuan sosial tunai (BTS).
Mensos Risma (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Menteri Sosial Tri Rismaharini bercerita jika UMKM Surabaya bisa bertahan di masa pandemi COVID-19. Bahkan, ada yang omzetnya justru naik 200%.

Mensos Risma mengungkapkan jika dirinya menyarankan Menteri BUMN Erick Thohir untuk belajar dari Surabaya.

"Saya ingin sampaikan, kemarin Pak Erick Thohir WA saya, beliau menyampaikan 'Bu, saya di Jogja melihat UMKM ini ngeri sekali ya'. Saya sampaikan Pak Erick pergi ke Pak Eri (Wali Kota) Surabaya melihat UMKM, di mana UMKM Surabaya bahkan naik 200% bahkan beberapa di antaranya ada yang nggak turun omzetnya," ungkap Risma dalam sambutannya saat meresmikan Jembatan Sawunggaling dan Terminal Antarmoda Joyoboyo Surabaya, Sabtu (1/5/2021).

Tak hanya itu, Risma juga sempat menyampaikan omzet UMKM di Surabaya saat presentasi di rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo. Lalu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa ingin membuat UMKM Surabaya sebagai percontohan nasional.

"Menteri Bappenas juga menyampaikan pada saya, setelah saya presentasi waktu rapat terbatas dengan Pak Presiden. Menteri Bappenas menyampaikan 'Bu kami mau ambil case Surabaya untuk jadi case Surabaya untuk dijadikan case nasional untuk penanganan UMKM'," ungkap Risma.

Risma pun memuji warga Surabaya yang cerdas dalam mencari peluang meskipun keadaan sedang pandemi COVID-19.

"Warga Surabaya ini sangat cerdas, sehingga di antara kesulitan bisa bertahan bahkan bisa survive melebihi biasanya," pungkasnya.

(hil/iwd)