Suami Istri di Tulungagung Dianiaya Tetangga Hingga Jarinya Putus

Adhar Muttaqin - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 14:05 WIB
pasutri dianiaya tetangga di tulungagung hingga luka berat
Pelaku penganiayaan berat di Tulungagung ditangkap/Foto: Istimewa (Dok Polres Tulungagung)
Tulungagung -

Sepasang suami istri di Kecamatan Pakel, Tulungagung, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan tetangganya sendiri. Akibatnya, kedua korban mengalami luka serius.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti, mengatakan pasangan suami istri yang menjadi korban adalah Yusman (70) dan Sumarmi (59) warga Dusun Sidomakmur, Desa Bangunmulyo, Kecamatan Pakel, Tulungagung. Sedangkan pelaku adalah Begi Nurjianto (30), yang tidak lain merupakan tetangga korban.

"Kejadian ini berlangsung kemarin (Sabtu) petang pukul 17.40 WIB bersamaan waktu buka puasa," kata Tri Sakti, Minggu (25/4/2021).

Aksi penganiayaan di Tulungagung itu pertama kali diketahui oleh saksi Suyadi. Saat itu ia baru saja pulang hajatan buka puasa bersama di rumah tetangganya. Saat baru masuk rumah dia mendengar suara minta tolong.

"Kemudian saksi ini mencari sumber suara dan ternyata korban Yusman ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi luka," ujarnya.

Sedangkan di sisi lain saksi mengetahui pelaku Begi Nurjianto baru saja melancarkan aksi penganiayaan terhadap korban Sumarmi dengan sebilah sabit. Saksi yang melihat berusaha melerai, hingga pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

"Pelaku pergi dan duduk di depan rumahnya sambil menenteng sabit," imbuhnya.

Tri Sakti menambahkan, saat itu warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari korban akhirnya berdatangan dan memberikan pertolongan. Akibat kejadian itu, korban Yusman mengalami luka bacok pada bagian kepala kanan dan kiri. Sedangkan Sumarmi mengalami luka pada bagian kepala serta ibu jarinya putus.

"Untuk korban saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit. Sedangkan pelaku sudah berhasil diamankan beserta barang bukti sabit oleh jajaran Polsek Pakel," imbuhnya.

Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta pelaku guna mengetahui latar belakang aksi penganiayaan tersebut. "Untuk motifnya apa, masih kami dalami," kata Tri.

(fat/fat)