Cadangan Oksigen di KRI Nanggala-402 Menurut Mantan Kepala Mesin

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 12:27 WIB
Mantan KKM KRI Nanggala-402 Laksamana TNI (purn) Frans Wuwung
Mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal selam KRI Nanggala-402, Laksamana TNI (purn) Frans Wuwung/Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Hingga saat ini, pencarian KRI Nanggala-402 belum membuahkan hasil. Namun sebelumnya disebutkan, cadangan oksigen di kapal selam itu hanya cukup untuk bertahan sampai dini hari tadi.

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, oksigen di dalam kapal selam tersebut hanya tersedia sampai Hari Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB. Atau cukup untuk sekitar 72 jam.

"Kemampuan oksigen KRI jika dalam kondisi yang diperkirakan black out seperti sekarang ini, mampu 72 jam. Kurang lebih 3 hari. Kalau kemarin hilang kontak jam 3, nanti bisa sampai Sabtu jam 3, sehingga 72 jam," kata Laksamana Yudo dalam jumpa pers di Lanud Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (22/4/2021).

Sementara Mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal selam KRI Nanggala-402, Laksamana TNI (purn) Frans Wuwung mengatakan, kecukupan oksigen dipengaruhi kedalaman kapal. Menurutnya, bila KRI Nanggala-402 berada di kedalaman sekitar 200-300 meter, maka oksigen cukup untuk 72 jam.

Namun, jika kapal selam yang berisi 53 awak itu berada di kedalaman lebih dari 300 meter, kecukupan oksigen tidak sampai 72 jam.

"Saya setuju KSAL, tapi harus kedalaman diizinkan. Kalau lebih dari yang diizinkan sudah tidak ada cerita. Kemampuan bertahan, kalau kejadian sekarang ini, ya perhitungan saya Sabtu, kalau dia ada di kedalaman misal di 200 meter sampe Sabtu (mungkin bertahan)," ujar Frans saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (23/4/2021).

Frans juga menyebut ada satu hal fatal lain yang bisa menyebabkan kapal selam hilang. Yakni ruang baterai dipenuhi oleh air laut.

"Karena ada 1 hal yang paling berbahaya, bukan karena blackout. Namun, rasanya sulit terjadi, yakni ruang baterai dipenuhi oleh air laut. Tapi itu hampir susah untuk terjadi. Wong dia (kapal) baru siap mau berlayar dan baru menyelam, terus kok bisa kebocoran," imbuhnya.

Tonton Video: TNI AL: Fokus Pencarian KRI Nanggala-402 Dekat Celukan Bawang Bali

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)