Biduanita Pemerkosa Remaja Laki-laki Belum Jadi Tersangka, Kenapa?

M Rofiq - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 22:35 WIB
polres probolinggo kota
Polres Probolinggo Kota (Foto: M Rofiq)
Probolinggo -

Seorang biduanita dangdut berinisial DP (28) dilaporkan telah melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap remaja 16 tahun. Polisi sudah menyelidiki namun belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

Dua saksi telah dimintai keterangan. Mereka adalah saksi korban dan pelapor (ayah saksi korban). Dalam pemeriksaan pelapor menyebut terlapor selama 3 hari telah memperdaya anaknya dengan membuatnya mabuk kemudian mencabuli dan memperkosanya.

Itu juga diakui oleh saksi korban yang selama 3 hari, 11-13 Mei, diajak berhubungan badan oleh terlapor dalam keadaan mabuk. Saksi korban juga merasa tersakiti karena sejumlah bagian tubuhnya digigit oleh terlapor.

"Kami sudah 2 kali memeriksa 2 saksi. Saksi korban dan ayah saksi korban (pelapor). Kami terus melakukan penyelidikan atas kasus dugaan asusila yang pelakunya penyanyi," ujar Kanit PPA Polres Probolinggo Ipda Kumoro kepada detikcom, Kamis (22/4/2021).

Kumoro belum bisa mengambil kesimpulan, apalagi melakukan penetapan tersangka. Karena terlapor sendiri belum dimintai keterangan.

"Kami masih belum bisa menyimpulkan kasus ini, apakah pencabulan atau pemerkosaan. Kami akan memanggil terlapor dulu untuk proses hukum lanjutan dan menentukan apakah ada unsur pidananya," kata Kumoro.

Seharusnya DP memenuhi panggilan hari ini untuk dimintai keterangan di Polres Probolinggo Kota. Namun janda 1 anak itu mangkir. Ia tak datang memenuhi panggilan.

"Terlapor yang diduga melakukan pencabulan hari ini resmi kita panggil. Namun sampai sore ini belum datang untuk memenuhi panggilan penyidik di unit PPA," ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono kepada detikcom, Jumat (23/4/2021).

Heri mengatakan karena pada panggilan pertama terlapor DP tidak datang, maka penyidik akan melakukan pemanggilan ulang ke dua kalinya. Namun Heri belum mengatakan kapan tanggal kehadiran tersebut.

"Kami akan kembali panggil terlapor DP untuk dimintai keterangan atas kasus tindak pidana yang dilaporkan orang tua saksi korban. Kami berharap terlapor segera hadiri panggilan agar masalah bisa cepat selesai," kata Heri.

Heri menambahkan surat panggilan segera dilayangkan untuk kehadiran terlapor dalam seminggu ini. "Sepekan lagi kami lakukan pemanggilan ulang untuk terlapor, untuk proses sidik dan lidik," kata Heri.

(iwd/iwd)