Pemuda Pasuruan Tewas Dikepruk Pakai Bondet Oleh Pelaku yang Diduga Dendam

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 14:25 WIB
Seorang pemuda di Pasuruan dikepruk dengan bondet oleh orang tak dikenal saat makan. Korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Pemuda di Pasuruan yang dikepruk dengan bondet/Foto: Istimewa
Pasuruan -

Mukhamad Ramadhani (19) dikepruk dengan bondet oleh orang tak dikenal. Korban mengalami luka parah di kepala dan meninggal dalam perawatan.

Korban merupakan warga Dusun Tegalan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Motif aksi kekerasan itu diduga bukan perampokan, melainkan dendam. Indikasinya tak ada barang korban yang diambil pelaku.

"Motifnya diduga kuat dendam. Barang-barang korban tak diambil pelaku," kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto, Selasa (20/4/2021).

Aksi kekerasan itu terjadi di tepi Danau Ranu Grati, Dusun Parasan, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati pada Senin (19/4) sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi kekerasan itu dilakukan dua orang.

Satu pelaku bertubuh pendek kekar membawa tas berisi bondet, diperkirakan berusia 30 tahun. Pelaku lain bertubuh kurus tinggi. Juga berusia sekitar 30 tahun.

Aksi kekerasan berujung maut itu bermula saat korban bersama dua orang teman, berboncengan tiga menggunakan Honda Vario L 4675 YS menuju Ranu Grati. Di tengah perjalanan ketiganya berhenti di sebuah warung untuk membeli nasi bungkus. Usai membeli nasi, mereka menuju tepi danau.

Namun, saat korban hendak makan, tiba-tiba datang dua orang tak dikenal memakai masker dengan motor Honda Vario N 2351 WI. Salah satu dari mereka langsung marah-marah dan membanting helm milik korban.

Ia mengambil bahan peledak jenis bondet dari dalam tasnya dan langsung menghantamkannya ke arah kepala bagian belakang kiri korban. Akibat ledakan bondet, kepala korban luka robek hingga pendarahan.

Ledakan bondet juga membuat pergelangan tangan kanan pelaku terluka. Korban kekerasan terkapar, sementara kedua pelaku lari ke arah timur.

"Korban ditolong oleh warga dan petugas Polsek Grati yang datang ke lokasi kejadian. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Grati untuk menjalani perawatan intensif," terang Endy.

Namun, nyawa korban tak tertolong. Ia meninggal setelah empat jam dirawat. Anggota Reskrim Polsek Grati masih mendalami keterangan saksi. Pelaku aksi kekerasan masih dalam pengejaran. Pelaku meninggalkan motornya dan lari ke hutan.

"Pelaku berlari ke arah hutan yang berada di tepi danau. Dalam peristiwa tak ada barang milik korban yang hilang," pungkas Endy.

(sun/bdh)