Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Dimonitor Ketat Sesuai Prokes

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 16:48 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ingin mewanti-wanti agar penyaluran bantuan memenuhi protokol kesehatan dan tidak ada kerumunan seperti Indonesia belum merdeka
Penyaluran BST di Pasuruan taat prokes (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kelurahan Purworejo, Pasuruan dipantau ketat memenuhi protokol kesehatan (Prokes). Bila perlu warga yang tidak memakai masker tidak dilayani.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mewanti-wanti agar penyaluran bantuan memenuhi protokol kesehatan dan tidak ada kerumunan seperti Indonesia belum merdeka.

"OPD terkait harus mengatur jadwal penerima bantuan. Kalau bisa dibuat bergilir agar tidak bersamaan waktu penerimaannya. Kelurahan mana, RT atau RW berapa, disesuaikan kondisinya," kata Gus Ipul, Senin (19/4/2021).

Mantan wagub Jatim ini juga tak segan-segan menginstruksikan agar warga yang tidak memakai masker, tidak perlu dilayani. "Kalau perlu, penerima bantuan yang tidak memakai masker tidak dilayani sebelum memakai masker. Saya tidak ingin ada yang tidak pakai masker," sambungnya.

Sementara dia mengapresiasi semua penerima dan petugas penyaluran sudah menerapkan protokol kesehatan. Mulai menggunakan masker, jaga jarak dan lainnya.

Dia mengimbau bantuan tersebut dimanfaatkan dengan maksimal. "Dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya. Kalau perlu belanja sembako didahulukan," ujar Gus Ipul.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Hery Dwi Sujatmiko mengatakan, ada 18.677 penerima bantuan ini se-Kota Pasuruan. Besarannya Rp 600.000/penerima.

"Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Kami akan upayakan penyaluran selalu menerapkan protokol kesehatan, dan tidak antrean sesuai instruksi pak wali," pungkasnya.

(fat/fat)