Berawal dari Hobi Koleksi Vespa Vintage, Pemuda Blitar Ini Kini Panen Cuan

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 08:19 WIB
motor kuno
Motor lawas yang dijual Irfan (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Hobi jika ditekuni akan mendatangkan pundi-pundi cuan. Seperti yang konsisten dilakukan pemuda Blitar ini. Berawal dari hobinya pada vespa vintage yang menjadikannya kolektor sekaligus berjualan motor lawas.

Dalam dunia otomotif, vintage terbagi atas dua fase, yakni sebelum Perang Dunia II dan setelah Perang Dunia II. Fase sebelum Perang Dunia II mengacu pada motor yang diproduksi pada periode tahun 1919 hingga 1930. Sedangkan fase setelah Perang Dunia II mengacu pada motor yang diproduksi dari tahun 1946 hingga 1952. Namun secara umum sebuah motor kuno dapat disebut vintage jika sudah berusia minimal 40 tahun.

Seperti yang nampak berjajar di showroom milik Irfan Nur Fajar Nazirudin ini. Deretan motor vintage seperti Yamaha V80 produksi tahun 1982, Honda CB 100 produksi tahun 1974 dan Suzuki 100 produksi tahun 1971 rapi dipajang.

Ada juga motor retro, seperti Yamaha OX produksi 1990, Suzuki RC produksi 1993 dan Astrea 800 produksi tahun 1993. Walaupun ada yang berdebu dan karatan, namun mesinnya masih bisa dihidupkan semua.

Warga Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar ini mengoleksi motor-motor lawas itu sejak tahun 2016 lalu. Sampai hari ini, ada sebanyak 40 motor telah dikumpulkannya. Apakah sekedar koleksi atau ada tujuan lainnya ?

"Enggaklah. Saya tawarin online. Kalau harganya cocok, langsung kirim jadi cuan," tutur pemuda 26 tahun ini kepada detikcom, Minggu (18/4/2021).

Karena ditawarkan lewat online, tak heran pembelinyapun banyak dari luar Blitar. Seperti Surabaya, Yogya, Bandung bahkan luar Jawa. Irfan memanfaatkan jasa ekspedisi untuk proses pengirimannya ke seluruh Indonesia.

Simak juga 'Radio Kayu 'Vintage', Jadul Membawa Cuan!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2