Dai dan Tokoh Agama Bojonegoro Diajak Tangkal Paham Radikalisme

Ainur Rofiq - detikNews
Sabtu, 17 Apr 2021 16:59 WIB
Ada warga Bojonegoro yang ditangkap sebagai terduga teroris. Kini polisi dan para tokoh agama berkomitmen bersatu menangkal paham radikalisme.
Safari Ramadhan Polres Bojonegoro/Foto: Ainur Rofiq/detikcom
Bojonegoro -

Ada warga Bojonegoro yang ditangkap sebagai terduga teroris. Kini polisi dan para tokoh agama berkomitmen bersatu menangkal paham radikalisme.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, dalam safari Ramadhan bersama Dai Kamtibmas dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, di Masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro.

"Peran dai dan pendeta dan tokoh agama lainnya dalam rangka mencegah perkembangan paham radikalisme, terorisme dan intoleransi sangat dibutuhkan. Sehingga mari kita bersama-sama ikut mendukung upaya Kamtibmas di Bojonegoro," jelas AKBP Pandia, Sabtu (17/4/2021).

AKBP Pandia juga menambahkan, peran dai dan pendeta sangat penting dalam menyampaikan pesan damai dan sejuk, demi terciptanya Kamtibmas.

"Kita berharap para dai dan pendeta Kamtibmas, pimpinan pondok pesantren, ketua jemaah tahlil atau pengajian dan pimpinan jemaat di gereja, menyampaikan pesan Kamtibmas ke umatnya," imbuh Pandia.

Dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dengan berita yang tidak benar (hoaks). Dai Kamtibmas atau tokoh agama bisa menjadi penyambung lidah pemerintah, untuk mensosialisasikan bahaya paham radikalisme, yang bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara Ketua MUI sekaligus Ketua FKUB Kabupaten Bojonegoro KH Alamul Huda menuturkan, dai Kamtibmas sebagai garda terdepan bersama TNI-Polri siap mencegah paham radikalisme dan intoleran, untuk mewujudkan Bojonegoro yang aman dan kondusif.

"Kami sebagai garda terdepan siap bersinergi dengan TNI-Polri. Tidak ada celah dan tempat bagi paham radikalisme dan intoleran di Kabupaten Bojonegoro," kata Gus Huda, panggilan akrabnya.

Safari Ramadhan yang digelar Polres Bojonegoro juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Pemberian santunan tersebut diawali Pandia. Kemudian dilanjutkan oleh tamu undangan.

Hadir dalam safari Ramadhan tersebut, Wabup Budi Irawanto, perwakilan dari Kodim 0813, tokoh agama Katolik Romo Yuni Agustinus W, Ketua TITD HSB Bojonegoro, Tokoh Konghucu Tan Tjien Hwat, Tokoh Agama Kristen Pendeta Stevanus Semianta serta para pejabat utama Polres Bojonegoro.

(sun/bdh)