Banjir Madiun Landa 21 Desa di 6 Kecamatan

Sugeng Harianto - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 12:24 WIB
banjir di madiun rendam rumah warga
Banjir di Madiun/Foto: Sugeng Harianto
Madiun -

Banjir Madiun melanda 21 desa di enam kecamatan. Ketinggian banjir antara 30 cm hingga 2 meter.

"Untuk laporan BPBD banjir melanda 21 desa di enam kecamatan. Ketinggian antara 30 cm hingga 2 meter," ujar Bupati Madiun H Achmad Dawami kepada detikcom di Dam Desa Kedung banteng, Pilangkenceng, Kamis (15/4/2021).

Banjir yang menerjang enam kecamatan tersebut, kata bupati yang akrab disapa Kaji Mbing, terjadi secara bergilir. Mulai dari wilayah paling timur di Kecamatan Saradan. Saat ini banjir masih melanda dua kecamatan.

"Jadi banjir mulai tadi malam di Kecamatan Saradan. Turun bergilir ke kecamatan lain dan saat ini masih ada di dua kecamatan yang banjir," paparnya.

Kaji Mbing juga menyebutkan, enam kecamatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan Saradan, Pilangkenceng, Mejayan, Balerejo, Wungu dan Wonoasri. Untuk rumah yang terdampak banjir Madiun masih dalam pendataan.

"Saat ini masih pendataan terdampak banjir," jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan banjir sudah dilakukan sejak tadi malam. Warga yang rumahnya terdampak banjir Madiun mengungsi ke rumah yang aman.

"Penanganan kita lakukan, BPBD, TNI dan Polri. Warga yang terdampak rumahnya mengungsi ke rumah warga lain yang lebih aman," tambahnya.

Dalam data yang dihimpun detikcom, banjir paling parah terjadi di Dusun Jetak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng. Ketinggiannya mencapai dua meter.

"Ini ada dua meter lebih alhamdulillah langsung mengungsi tadi malam. Ini tinggal di pekarangan saja," ujar seorang korban banjir, Khusnul (45).

Tonton juga Video: Habis Siklon Seroja, BMKG Ingatkan Bahaya Surigae

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)