Puluhan Siswa Konvoi Tanpa Prokes Dihukum Push Up di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 16:19 WIB
Puluhan Siswa Konvoi Dihukum Push Up di Banyuwangi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Aparat kepolisian Banyuwangi mengamankan puluhan siswa yang merayakan kelulusan SMA sederajat dengan cara konvoi. Selain menggunakan kendaraan tak sesuai spek, mereka juga tak menggunakan masker. Sebagai efek jera, polisi menghukum para siswa dengan push up.

Polisi mengamankan puluhan siswa yang konvoi di sepanjang Jalan Kecamatan Songgon, Senin (12/4/2021). Dengan baju yang penuh coretan, para siswa itu berniat merayakan kelulusan di beberapa destinasi wisata di wilayah Kecamatan Songgon.

"Ada rombongan konvoi dari beberapa sekolah ke destinasi wisata Songgon. Kami halau di perbatasan Kecamatan," ujar Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan kepada detikcom, Senin (12/4/2021).

Sebanyak 15 siswa dengan seragam penuh coretan diamankan. Karena tak menggunakan kelengkapan prokes berupa masker, mereka pun dihukum push up. Sementara kendaraan yang tidak sesuai spek turut diamankan. Kendaraan bisa diambil, jika orangtua mengganti perlengkapan yang tidak sesuai dengan spek.

"Sebenarnya tadi banyak yang akan ke Songgon. Namun karena kami melakukan penyekatan, mereka kabur. Hanya 15 yang kita amankan," tambahnya.

Eko mengaku, 15 siswa yang diamankan beralasan akan ke rumah teman yang berada di wilayah perkebunan. Namun hal itu tidak menyurutkan aparat kepolisian untuk melarang aksi konvoi. Polisi kemudian meminta siswa yang melakukan konvoi untuk kembali ke rumah.

"Kita minta untuk kembali ke rumah. Ini kita lakukan untuk menghindari penukaran COVID-19. kita berikan masker ke siswa yang tak pakai masker," pungkasnya.

(fat/fat)