BNPB Siapkan Dana Stimulus untuk Korban Gempa Malang, Asal ...

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 20:25 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo
Kepala BNPB Doni Monardo di Malang (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Malang -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo akan memberikan stimulus kepada warga yang rumahnya rusak akibat gempa Malang M 6,1. Namun syaratnya pemda setempat yang mengajukan.

"Rumah warga yang rusak sedang, ringan ini bisa dibangun swakelola. Dengan satu syarat, pemda mengajukan ke BNPB dengan alamat yang ada, termasuk no induk kependudukan," ujar Doni di Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021).

Sebelum mengusulkan warga yang rumahnya rusak karena gempa, Doni meminta pemda untuk mencantumkan daftar nama penerima bantuan stimulus di balai desa atau kelurahan.

"Supaya warga bisa menilai mana yang berhak mendapat bantuan stimulan rumah rusak baik itu ringan, sedang, berat," imbuhnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni MonardoKepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur Khofifah/ Foto: Faiq Azmi

Untuk nilainya, Doni menyebut kerusakan berat akan menerima bantuan Rp 50 juta dari BNPB. Untuk kerusakan sedang, akan menerima Rp 25 juta. Sedangkan kerusakan ringan, akan menerima Rp 10 juta. Dalam proses pembangunan sendiri, pihak TNI, Polri, dan Kementerian PUPR akan turut membantu.

Selain bantuan stimulus tersebut, lanjut Doni, akan ada bantuan dana kemurnian kepada warga yang untuk sementara tidak menempati rumah tinggalnya karena rusak. Dana kemurnian sendiri senilai Rp 500 ribu/bulan, untuk warga bisa menyewa/kost tempat. Kebijakan itu diberi, agar tidak terjadi penumpukan warga di pengungsian yang bisa menyebabkan penyebaran COVID-19.

"Kita harapkan menjelang ramadhan, rumah yang rusak ringan (sudah selesai perbaikan), besok sudah masuk puasa, kita harap warga tidak terlalu lama di pengungsian. Dan juga tempat pengungsian seminimal mungkin, dengan bantuan dana kemurnian, agar mengurangi risiko terpapar selama belum bisa menempati (rumahnya). BNPB akan memberi bantuan dana kemurnian sebesar R 500 ribu per-bulan," tandasnya.

(fat/fat)