Meski Menjauh, Dampak Siklon Tropis Seroja Masih Terasa 2-3 Hari ke Depan

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 16:45 WIB
Siklon Seroja Tropis (dok. BMKG)
Foto: Siklon Seroja Tropis (dok. BMKG)
Surabaya -

Siklon Tropis Seroja mulai menjauhi wilayah Indonesia. Posisinya sekarang ada di koordinat 112 BT-16.3 LS, tepatnya di Samudera Hindia Selatan Jatim. Kendati demikian, dampak siklon ini masih berasa dua hingga tiga hari ke depan di Jatim.

Kepala BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak Surabaya, Taufiq Hermawan mengatakan meski sudah menjauh, namun siklon ini kekuatannya masih kuat.

"Kondisi siklon tropis Seroja kami prediksikan masih berlangsung 2 hingga 3 hari ke depan. Karena walaupun siklon ini sudah menjauh tapi kekuatannya masih tetap kuat sehingga dampak tidak langsungnya masih bisa kita rasakan," papar Taufiq di Surabaya, Kamis (8/4/2021).

Taufiq menambahkan Jatim terkena dampak siklon tropis Seroja secara tidak langsung. Hal ini berdampak pada cuaca buruk hingga gelombang tinggi yang terjadi.

"Khusus untuk wilayah Jatim, tentu dampak secara langsung tidak seperti saudara kita di NTT. Tapi dampaknya dua tiga hari ini cuaca di Surabaya hujan lebat, pada sore hingga petang hari. Di wilayah Sidoarjo kota rasakan ada angin kencang yang berhembus. Ini kita rasakan dampak yang tidak langsung," jelas Taufiq.

Di Jatim sendiri, lanjut Taufiq, terdapat 14 wilayah kemaritiman. Taufiq menyebut wilayah ini juga berdampak pada naiknya tinggi gelombang. Bahkan, tinggi gelombang bisa mencapai 4 hingga 6 meter.

"Kalau di wilayah perairan yang diakibatkan naiknya tinggi gelombang yang sangat signifikan. Ada 14 wilayah kemaritiman di Jatim, khususnya di wilayah Perairan Samudra Hindia Selatan Jatim, itu ketinggian gelombangnya cukup signifikan," imbuhnya.

"Secara garis besarnya di bagian Utara bisa mengalami kenaikan 1 sampai meter. Di selatan Jatim dan Samudra Hindia Selatan Jatim kenaikan gelombang cukup signifikan 4 hingga 6 meter," tambah Taufiq.

Untuk itu, Taufiq mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Dengan informasi ini, dia berharap nelayan hingga warga di pesisir bisa mengantisipasi potensi tingginya gelombang.

"Kami terus memperhatikan siklon ini dan juga akan menyampaikan imbauan dan peringatan dini secara tertulis melalui sosmed kita dan kami mengimbau tetap meningkatkan kewaspadaannya dua hingga tiga hari ke depan. Nelayan tradisional tetap waspada kenaikan gelombang. Perhatikan informasi dari kami," pesan Taufiq.

(hil/iwd)