Penumpang Bus Naik 20 Persen Saat Libur Long Weekend Paskah

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 16:24 WIB
Banyak yang menghabiskan libur panjang dengan pergi ke luar kota. Ini tampak dari jumlah penumpang di Terminal Purabaya Bungurasih yang mencapai puluhan ribu.
Terminal Purabaya Bungurasih (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Selama long weekend, masih banyak masyarakat yang memilih untuk pergi ke wisata maupun ke luar kota menggunakan bus. Dan selama long weekend Hari Paskah ini, PO Menggala mengalami kenaikan penumpang hingga 20 persen.

"PO Menggala Surabaya-Malang jarak dekat kemarin saya pantau mulai Jumat sampai Sabtu pagi ini ada kenaikan, 20 persen lah dari rata-rata," kata Bagian Keuangan PO Menggala, Ega Nurhaida saat dihubungi detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Sehari, jelas dia, Bus PO Menggala bisa mengoperasikan empat perjalanan dengan kapasitas penumpang 40 orang. Rata-rata pada saat pandemi, sehari bisa di angka 50-an dan meningkat pada long weekend ini.

"Hari Jumat bisa 70 ada 90 sampai ada yang di kepala 100. Tapi masih ada di bawah zaman normal dulu. Tapi alhamdulillah ada kenaikan. Waktu long weekend bisa 6 trip. Apa lagi ini mau puasa," jelasnya.

Untuk physical distancing sendiri, Ega mengaku jika tetap ada jaga jarak. Meski tidak ada penjagaan jarak penumpang, masyarakat sudah mengerti protokol kesehatan. Sehingga mereka menjaga jarak sendiri.

"Meskipun tidak dijaga sekarang penumpangnya berapa, mereka sudah menjaga sendiri," ujarnya.

Pihaknya sudah tidak berupaya lagi menarik penumpang bus lagi. Karena sudah ada larangan pemerintah ke luar kota.

"Ya dijalanin saja. Seperti kapan harus bepergian dan tidak. Dari pemerintah sudah mengimbau hingga melarang ke luar kota. Jadi mereka (Penumpang) sudah mengerti. Kita mau bagaimana lagi, pasrah saja" katanya.

PO Menggala pun berharap GeNose disediakan di terminal. Sebab, vaksin juga sudah berjalan dan kereta api (KA) sudah menggunakan alat tes COVID-19 cepat. Harapannya, terminal-terminal diberikan alat yang sama dengan KA.

"Jadi prokes itu tetap berjalan. Kalau prokes cuci tangan, jaga jarak, saya rasa masyarakat sudah tahu, apalagi terminal disediakan atau ditambah genose. Sehingga aman. Kegiatan mereka pulang kampung bisa berjalan aman meskipun sudah ada larangan. Harapannya genose bisa diterapkan di terminal," pungkasnya.

Simak juga 'Libur Paskah, Jumlah Kendaraan di Tol Cikampek Naik 50,79%':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)