Wanita Tewas di Penginapan Pantai Ngliyep Sempat Melakukan Ritual

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 21:17 WIB
Wanita paruh baya ditemukan tewas di salah satu kamar penginapan Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Belum diketahui penyebab pasti kematiannya.
Wanita paruh baya ditemukan tewas di salah satu kamar penginapan Pantai Ngliyep/Foto: Istimewa
Malang -

Penyebab kematian wanita paruh baya di penginapan Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang akhirnya terungkap. Ia diduga mengalami hipotermia sebelum kemudian meninggal.

Kapolsek Donomulyo AKP Didik Dwiyanto menuturkan, proses autopsi telah selesai dilakukan. Dugaan menguat bahwa penyebab kematian korban adalah kedinginan atau hipotermia dan memiliki penyakit dalam.

"Yang jelas tidak ada bekas penganiayaan atau kekerasan. Korban sebelumnya merasa kedinginan atau hipotermia dan punya penyakit dalam seperti jantung, paru-paru dan lambung," jelas Didik saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (1/4/2021).

Diketahui, wanita paruh baya yang ditemukan tewas itu adalah Vonny Mangundap (50), warga Villa Bukit Tidar, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Sebelum meninggal, korban terlihat bersama tiga orang laki-laki dan memasuki salah satu kamar penginapan. Dua orang laki-laki pulang terlebih dahulu dan kemudian disusul pria satunya.

"Iya benar, sebelum meninggal ditemukan bersama beberapa pria, tapi mereka pulang meninggalkan penginapan terlebih dahulu," jelas Didik.

Didik menambahkan, korban bersama rekan prianya diduga sempat menjalani ritual. Namun, proses ritual apa yang dilakukan, pihaknya tak bisa membeberkan secara detail.

"Kami tidak tahu ritual apa yang dilakukan. Tetapi ada informasi seperti itu," pungkas Didik.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita paruh baya ditemukan tewas di salah satu kamar penginapan Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Hasil identifikasi mengungkap, wanita tersebut bernama Vonny Mangundap.

Tonton juga Video: Polisi Tunjukkan Pembunuh Wanita yang Tewas Bersimbah Darah di Bali

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)