Siswi SMP di Surabaya Tanam Bunga Telang Lalu Diolah Jadi Pewarna Makanan

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 12:03 WIB
Saat pandemi COVID-19, bercocok tanam merupakan salah satu hobi yang banyak digemari. Seperti yang dilakukan Aufaarelia (14), siswi SMPN 22 Surabaya.
Aufaarelia (14), siswi SMPN 22 Surabaya/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Saat pandemi COVID-19, bercocok tanam merupakan salah satu hobi yang banyak digemari. Seperti yang dilakukan Aufaarelia (14), siswi SMPN 22 Surabaya.

Ia tengah membudidayakan bunga telang di sekeliling rumahnya. Bunga telang dinilai kaya manfaat untuk kesehatan. Seperti menyehatkan jantung, mengurangi depresi, menghitamkan rambut, mengurangi depresi dan menjaga imunitas tubuh.

Saat pandemi COVID-19, bercocok tanam merupakan salah satu hobi yang banyak digemari. Seperti yang dilakukan Aufaarelia (14), siswi SMPN 22 Surabaya.Budidaya bunga telang/ Foto: Esti Widiyana/detikcom

"Awalnya dapat biji bunga telang dari desa saya (Pare, Kediri) tahun 2019. Dari situ awal mulanya budidaya bunga telang dan sampai sekarang," ujar Aurel saat ditemui di rumahnya, Jalan Ketintang Baru X No 25, Jumat (26/3/2021).

Selain membudidaya bunga telang, gadis 14 tahun itu juga menyulapnya menjadi produk yang bermanfaat. Hasil dari budidaya bunga berwarna ungu ini, dijadikan beberapa produk olahan oleh remaja yang akrab disapa Aurel ini.

"Beberapa olahan bunga telang yang sudah saya buat sekarang, ada dua varian minuman bunga telang, cookies, puding bunga telang, dan nasi uduk bunga telang," jelasnya.

Aurel mengatakan, semua olahan bunga telang yang ia buat hanya memanfaatkan bunganya saja. Bunga telang yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ini digunakan sebagai pewarna makanan alami.

"Jadi bunga telang saya buat sebagai pewarna alami. Bunga telang yang fresh direbus dengan air sampai pekat, lalu air rebusan tersebut yang digunakan untuk produk olahan bunga telang," ujarnya.

Bisa juga untuk membuat nasi bunga telang. Caranya, air rebusan bunga telang tersebut dicampur dengan nasi baru setelahnya dimasak, lalu jadilah nasi uduk bunga telang berwarna biru.

Selain itu, Finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2021 tingkat SMP ini juga mengolahnya menjadi cookies dan puding. Cara membuatnya, air rebusan bunga telang dicampur pada adonan, sama halnya dengan puding dicampurkan pada adonan.

"Kalau untuk minumannya, air rebusan bunga telang tersebut dicampur jahe, sereh, jeruk nipis dan pandan," katanya.

Ke depan, remaja yang hobi memasak ini akan mengeluarkan produk olahan bunga telang lainnya. Seperti peyek bunga telang. Produk olahan bunga telang buatannya ini diberi merek 'Mandiri Abadi' dan dijual dengan kisaran Rp 6 ribu sampai 25 ribu.

Simak juga video 'Toko Es Krim Legendaris Zangrandi Disebut Bakal Tutup, Permanen?':

[Gambas:Video 20detik]



(/bdh)