Drum Meledak Saat Dipotong, Tubuh Tukang Las di Blitar Terbakar

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 15:19 WIB
Kecelakaan kerja terjadi di sebuah bengkel las di Kabupaten Blitar. Sebuah drum meledak dan terbakar saat dipotong menggunakan gerinda.
Tukang las di Blitar yang terbakar/Foto: Istimewa
Blitar -

Kecelakaan kerja terjadi di sebuah bengkel las di Kabupaten Blitar. Sebuah drum meledak dan terbakar saat dipotong menggunakan gerinda.

Satu pekerja tubuhnya ikut terbakar. Saat ini ia dalam kondisi kritis.

Kecelakaan kerja itu terjadi di bengkel las Megah Utama milik Purwanto. Bengkel las itu berada di Jalan Raya Ringinrejo, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates. Tukang las yang terluka parah bernama Winarko (37) warga desa setempat.

Keterangan beberapa saksi yang diterima pihak kepolisian, korban memotong drum bekas dengan menggunakan gergaji gerinda. Drum yang dipotong tersebut dalam kondisi tertutup rapat.

"Sewaktu dipotong dengan gergaji gerinda, tiba-tiba drum meledak hingga menimbulkan percikan api. Api menyulut korban dan mengakibatkan tubuh korban terbakar mulai pinggang ke atas," kata Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (25/3/2021).

Karena mengalami luka bakar cukup parah, lanjut dia, korban kemudian dievakuasi ke layanan kesehatan terdekat. Dari hasil olah TKP, polisi menduga, drum yang dipotong korban adalah drum bekas wadah tiner. Ketika gesekan gerinda menimbulkan percikan api, sisa tiner di dalam drum menyembur. Sehingga menimbulkan kobaran api yang besar.

Kecelakaan kerja terjadi di sebuah bengkel las di Kabupaten Blitar. Sebuah drum meledak dan terbakar saat dipotong menggunakan gerinda.Tempat kecelakaan kerja di sebuah bengkel las di Kabupaten Blitar/ Foto: Istimewa

"Kami menduga drum itu bekas tiner. Jadi begitu kena percikan gesekan gerinda langsung muncul api dan otomatis menyambar tubuh korban karena posisinya pas depan dekat drum," ungkapnya.

Leo menambahkan, pihaknya masih meminta keterangan beberapa saksi lain. Korban juga dimintakan visum et repertum untuk penyidikan kasusnya. Sehingga ada evaluasi sistem kerja, agar kecelakaan kerja serupa tidak terulang di masa mendatang.

(sun/bdh)