PDIP Surabaya Ketemu Eri-Armuji Bahas Kepentingan Wong Cilik

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 13:35 WIB
pdip surabaya
PDIP Surabaya membahas agenda kerja kerakyatan dengan Eri Cahyadi dan Armudji (Foto: Istimewa)
Surabaya -

PDI Perjuangan Surabaya membahas agenda kerja kerakyatan dengan Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji. Agenda itu terutama yang berkaitan dengan kepentingan wong cilik.

Pembahasan agenda kerja kerakyatan untuk wong cilik itu berlangsung dalam pertemuan di Kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (23/3) pagi.

"Pak Wali Kota dan Pak Wawali memulai tradisi yang bagus, dengan silaturahmi ke kantor partai-partai politik. Salah satunya PDI Perjuangan. Kemarin kami ngobrol gayeng terkait pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19," ujar Adi Sutarwijono Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Rabu (24/3/2021).

Dalam pertemuan itu hadir Wali Kota Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, dan jajaran pengurus DPC PDIP Kota Surabaya. Ada juga Ketua Fraksi PDIP Syaifuddin Zuhri, pimpinan Komisi-Komisi DPRD Kota Surabaya dari kader PDIP yakni Baktiono, Budi Leksono, Anas Karno, dan Khusnul Khotimah.

Salah satu isu yang dibahas, kata Adi, adalah vaksinasi terhadap para pedagang, pelaku UMKM dan pelaku sektor informal, para guru, dan insan pendidikan.

"PDI Perjuangan sangat getol memperjuangkan itu. Terlebih Pak Eri Cahyadi dan Pak Armudji adalah kader-kader PDI Perjuangan. Kami bersyukur dan berterima kasih, berkat kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kini sudah mulai dilakukan vaksinasi terhadap pedagang-pedagang pasar, kemudian menyusul para guru dan tenaga pendidikan," kata Adi.

Ditambahkan Adi, PDI Perjuangan juga menilai bahwa selama masa pandemi COVID-19, para pelaku UMKM, pedagang pasar, PKL, serta pelaku sektor informal, bisa bertahan hidup dan turut menggerakkan roda ekonomi Kota Surabaya.

"Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, para pedagang, guru, pelaku UMKM, harus diproteksi dari penularan COVID-19," kata Adi.

Begitu juga dengan perbaikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Surabaya. Menyusul kerjasama Pemkot Surabaya dan BPJS Kesehatan, pada 17 Maret lalu, tentang berlakunya program Jaminan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage). Yang berlaku mulai 1 April 2021.

"Di mana Surat Keterangan Miskin (SKM) dihapus, dan cukup dengan menyerahkan KTP, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kami memuji langkah cerdas Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji," kata Adi.

Dikatakan, PDI Perjuangan sebagai partai pengusung tunggal Eri Cahyadi-Armudji dalam Pilkada 9 Desember 2020, akan memback up penuh pemimpin baru Surabaya itu, yang mengusung semboyan 'Meneruskan Kebaikan'.

"Kami back up penuh Pak Eri Cahyadi-Pak Armuji, yang bekerja untuk menuntaskan pandemi COVID-19. Semoga Surabaya segera memasuki zona hijau. Selain itu juga melakukan upaya-upaya pemulihan ekonomi, dan kebijakan-kebijakan lain yang pro rakyat. Yang membuat Surabaya lebih maju, lebih sejahtera, adil dan merata," kata Adi.

(iwd/iwd)