Kasus COVID-19 Melandai, Satgas Jatim Sebut Testing Konsisten Tinggi

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 18:54 WIB
Ilustrasi Survivor Corona detikX
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Surabaya -

Pakar Epidemiologi Unair, dr Windu Purnomo menyoroti soal testing, tracing di Jawa Timur saat kasus COVID-19 mulai melandai. Jubir Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril memastikan, testing masih konsisten di angka 5.000-6.000/hari.

"Testing di Jatim konsisten di angka 5.000-6.000 per-harinya. Memang naik turun, tapi konsisten di angka tersebut," ujar Jibril saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (23/3/2021).

Pekan lalu, Jibril menyebut testing COVID-19 di Jatim mencapai 36 ribu dalam seminggu. Bahkan sebelumnya, sempat menyentuh angka 42 ribu dalam 7 hari.

Jibril menjelaskan, sesuai jumlah penduduk Jatim sebanyak 40 juta, maka diwajibkan testing COVID-19 minimal 40 ribu dalam seminggu.

Saat ini, lanjut Jibril, positivitiy rate di Jatim berada di angka 12 persen. Menurutnya, naik turunnya testing juga dipengaruhi jumlah kasus yang diperiksa.

"Saat ini kasusnya mulai melandai, otomatis tracing juga mengikuti turun, namun tetap ada. Testing juga dipengaruhi kasus," imbuhnya.

Jibril mengakui, fokus puskesmas saat ini juga terpecah untuk melaksanakan vaksin COVID-19. Apalagi, proses vaksinasi di Jatim ditarget selesai dalam waktu 1,5 tahun.

"Memang fokus puskesmas saat ini juga terbagi untuk vaksin. Tapi setiap ada kasus, tetap ditangani proses tracing, testing juga treatment. Kita juga ditarget untuk segera menyelesaikan proses vaksinasi," ungkapnya.

Hingga Selasa (23/3), kasus kumulatif COVID-19 di Jatim sebanyak 136.959. Kasus aktif sebanyak 2.074. Pasien sembuh sebanyak 125.190 dan meninggal dunia 9.695.

Lihat Video: Update Kasus Covid-19 RI 23 Maret: 5.297 Positif, 6.954 Sembuh

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)