Unej Terima 2.272 Calon Mahasiswa dalam SNMPTN 2021

Yakub Mulyono - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 16:40 WIB
Universitas Jember (Unej) menerima 2.272 calon mahasiswa dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021. Unej menempati urutan kedelapan sebagai penerima calon mahasiswa terbanyak.
Wakil Rektor I Universitas Jember bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Slamin/Foto: Yakub Mulyono
Jember -

Universitas Jember (Unej) menerima 2.272 calon mahasiswa dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021. Unej menempati urutan kedelapan sebagai penerima calon mahasiswa terbanyak.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor I Universitas Jember bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Slamin saat dikonfirmasi di universitas berjuluk Kampus Tegalboto itu.

"Selanjutnya, para calon mahasiswa itu wajib mengikuti kegiatan verifikasi berkas pada 24 Maret hingga 2 April 2021. Yang kemudian dilanjutkan dengan registrasi yang dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 16 April 2021 secara daring," kata Slamin, Selasa (23/3/2021).

Lanjut Slamin, dalam data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), tercatat ada 22.531 calon mahasiswa yang mendaftarkan diri ke unej dari berbagai pelosok nusantara.

"Dengan 4.319 pesertanya, mendaftar lewat fasilitas bantuan biaya pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K)," sambungnya.

Dari total 22.531 pendaftar SNMPTN 2021, sambung Slamin, hanya 2.272 saja yang diterima. "Yang ini artinya, angka rata-rata tingkat kompetisi masuk Universitas Jember sangat ketat. Di mana untuk rumpun Sains Teknologi berkisar di angka 1 banding 10,36 dan untuk rumpun Sosial Humaniora di posisi 1 banding 9,39," jelasnya.

Guru Besar Teori Graph ini juga mengungkapkan terkait data program studi yang paling banyak diminati di Unej, dalam jalur SNMPTN 2021. Secara rinci Slamin menjelaskan, untuk rumpun Sains Teknologi, posisi pertama ditempati Program Studi Farmasi dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.342. Sementara bangku yang ada hanya 48. Kemudian diikuti oleh Program Studi Ilmu Keperawatan yang menyediakan 60 bangku saja, sementara peminatnya mencapai 1.199 calon maba.

"Lanjut posisi ketiga ditempati oleh Program Studi Pendidikan Dokter dengan 1.014 siswa, dengan kuota hanya untuk 28 orang. Posisi keempat ditempati Program Studi Kesehatan Masyarakat dan selanjutnya adalah Program Studi Pendidikan Dokter Gigi," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2