Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Tak Perlu Impor Beras

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 11:57 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Parawansa menegaskan Jawa Timur tidak perlu impor beras. Gubernur Khofifah memastikan kondisi stok beras Jatim cukup dan aman hingga akhir Mei 2021.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyebut kondisi beras Jatim sedang surplus. Sehingga tidak ada kebutuhan Jatim untuk suplai beras impor.

"Jawa Timur tidak perlu suplai beras impor. Kita bisa mencukupi kebutuhan pangan dan mampu menjaga kestabilan harga gabah di tingkat petani," kata Khofifah dalam siaran pers yang diterima detikcom di Surabaya, Senin (22/3/2021).

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, stok beras di Jawa Timur akan surplus hingga akhir Mei 2021. Surplus beras di Jatim ini terjadi karena sampai semester satu, luas panen Jatim saat dihitung asumsi sampai dengan April sebesar 974.189 hektar, dengan asumsi produksi beras 3.053.994 ton.

"Jadi berdasarkan prediksi dan hitungan kami, di Jatim akan ada surplus 902.401 ton. Dengan jumlah itu, maka Jatim tidak perlu ada suplai beras impor. Stok beras kita sangat melimpah. Bahkan saat ini tim satgas pangan sedang keliling untuk menyerap padi dan beras produksi panen saat ini," ujarnya.

Selain itu, berdasarkan prognosa (kemungkinan) ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok Januari-April 2021, ketersediaan beras diasumsikan tercukupi. Bahkan tren harga beras juga terjaga stabil.

Khofifah juga menyebut, angka ketersediaan beras masih belum dihitung tambahan luas panen Mei dan Juni. Yang luas lahannya 295.118 ha dengan produksi 1.008.779 ton. Sehingga, produksi beras Jawa Timur sampai dengan semester 1 adalah 1.911.180 ton.

(iwd/iwd)