Polisi Periksa 4 Orang dalam Kasus Perampokan Toko Emas di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 19:59 WIB
Polresta Banyuwangi mengambil alih penanganan kasus perampokan Toko Emas Wangi di Kecamatan Genteng. Empat orang terduga pelaku diperiksa di Mapolresta Banyuwangi.
Toko Emas Wangi di Kecamatan Genteng/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Polresta Banyuwangi mengambil alih penanganan kasus perampokan Toko Emas Wangi di Kecamatan Genteng. Empat orang terduga pelaku diperiksa di Mapolresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui adanya dugaan kasus perampokan itu. "Masih kita periksa keempatnya di Mapolresta Banyuwangi," ujarnya kepada detikcom, Minggu (14/3/2021).

Polisi harus melakukan pemeriksaan dengan hati-hati. Pasalnya, sebelum terjadinya aksi perampokan itu, rupanya terduga pelaku dan pemilik toko memiliki hubungan bisnis emas.

"Pemeriksaan awal, kasus ini terjadi karena utang piutang. Bisa jadi bukan aksi perampokan. Tapi mungkin bisa saja terduga pelaku mengambil hak-nya berupa perhiasan emas karena pemilik tidak mau membayar uang perjanjian bisnis ini," tambahnya.

Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pemilik Toko Emas Wangi dan beberapa karyawan toko. "Ini supaya clear dan meluruskan isu yang ada. Apakah perampokan, apakah perampasan atau mungkin yang lain nanti usai pemeriksaan yang akan dilakukan oleh penyidik," tambahnya.

Kapolresta mengaku sebelum terjadi aksi itu, Polsek Genteng juga sudah melakukan mediasi terhadap kedua orang yang bersengketa itu. Namun berujung deadlock yang akhirnya mengakibatkan perampokan perhiasan emas di Toko Emas Wangi.

"Sudah dilakukan mediasi. Tapi deadlock. Hingga akhirnya terduga pelaku melakukan aksi pengambilan emas di toko. Makanya kita juga akan teliti emas yang diambil. Apakah itu emas milik distributor atau emas pemilik toko," pungkasnya.

Sebuah toko emas di Kecamatan Genteng Banyuwangi jadi sasaran perampokan pada Jumat (12/3). Sebanyak 3,7 kilogram emas dirampas dari Toko Mas Wangi di Jalan Gajah Mada Genteng.

Pemilik toko Muhamad Hasan mengaku aksi perampokan itu terjadi setelah dirinya melakukan mediasi dengan rekan bisnisnya. Dia mengaku memiliki permasalahan utang-piutang dengan salah satu pelaku perampokan. Namun dirinya mengaku sudah memiliki itikad baik dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Bahkan, terkait masalah itu, dirinya mengaku sudah melakukan mediasi.

Tonton juga Video: Rekaman CCTV Pria Bercelana Loreng Rampok Bank, Gasak Rp 100 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)