Arus Penyeberangan Ketapang Saat Nyepi Tak Seramai Sebelum Pandemi COVID-19

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 00:24 WIB
Penutupan Pelabuhan Saat Nyepi, Kondisi ASDP Ketapang Sepi
Pelabuhan Ketapang ditutup saat Nyepi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi resmi menutup sementara pelayanan penyeberangan Jawa-Bali. Operator pelabuhan menilai penyeberangan Selat Bali tahun ini menurun drastis jika dibanding sebelum pandemi COVID-19.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Marsadik mengatakan arus mudik Hari Raya Nyepi 2021 pada tahun ini terbilang menurun dan cenderung sepi dibanding tahun sebelumnya. Beberapa faktor yang menjadi penyebab turunnya jumlah kendaraan tersebut dikarenakan kesulitan ekonomi masyarakat di Bali serta pembatasan pergerakan masyarakat dalam jumlah besar di masa pandemi ini.

"Untuk arus menurun drastis ya. Untuk angkutan landai cenderung sepi. Ya mungkin pandemi, mungkin ekonomi masyarakat Bali lagi terpuruk. Sehingga tahun lalu momen untuk bisa keluar," ujarnya kepada wartawan, Minggu (15/3/2021).

Belum lagi, kata Marsadik, Pemberlakuan PPKM Mikro di Bali mewajibkan syarat rapid test antigen yang membutuhkan biaya yang mahal dibandingkan ongkos penyeberangan.

Sesuai data yang ada, pada tahun sebelumnya jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Ketapang Banyuwangi mencapai 3.000 kendaraan. Namun pada tahun ini, jumlah kendaraan yang menyeberang dari bali berkisar 600 kendaraan saja.

Selanjutnya
Halaman
1 2