Barang Korban Pembunuhan di Blitar Diserahkan ke Keluarga Usai Rekonstruksi

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 20:15 WIB
pembunuhan di blitar
Salah satu adegan dalam rekonstruksi (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan pemilik toko di Blitar. Usai kegiatan itu, beberapa barang berharga milik korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Rekonstruksi mulai dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB, berakhir pada pukul 15.45 WIB. Ada tiga tambahan adegan dalam reka ulang. Yakni ketika tersangka Dwi Kusuma Yuda ketika masuk toko mengawasi karyawan toko, ketika menemukan tandon untuk bersembunyi dan ketika dia mau masuk ke areal kasir, tersangka mengamati aktivitas korban di dalam kamar.

"Hari ini kami gelar rekonstruksi dengan melibatkan Kejaksaan Negeri Blitar dan pengacara tersangka. Ada tiga adegan tambahan, jadi hari ini total ada 45 adegan dalam reka ulang," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Bara'langi kepada detikcom, Rabu (10/3/2021).

Donny menjelaskan awal kecurigaan penyidik timbul, ketika dalam proses olah TKP, tersangka komplain kenapa fotonya beredar di medsos dengan caption pelaku pembunuhan Bisri. Dari komplain itulah kemudian penyidik menelusuri lebih dalam CCTV di luar lokasi kejadian.

"Dan Alhamdulillah, warga sekitar banyak memberikan informasi terkait keberadaan tersangka di CCTV yang lokasinya radius 50 meter dari TKP. Selama kami riwa riwi ke sini, tersangka tetap santai di rumah karena telah membakar baju dan celana yang dipakai saat beraksi, dipikirnya sudah aman," terangnya.

Selain itu, juga terungkap aksi pemukulan yang dilakukan tersangka kepada korbannya, Bisri Efendi, karena takut ketahuan telah mencuri uang dari dalam laci. Polisi tidak menemukan motif lain selain itu, termasuk beredarnya kabar jika tersangka diperintah seseorang untuk menghabisi nyawa Bisri.

Usai rekonstruksi, polisi menyerahkan barang-barang berharga milik korban kepada pihak keluarga korban. Barang itu di antaranya, sertifikat toko, uang sebanyak Rp 89,9 juta dan surat wasiat yang ditulis korban jauh hari sebelum nyawanya melayang di tangan Yuda. Barang-barang itu diamankan dari dalam almari di kamar korban, ketika penyidik melakukan olah TKP.

"Saya mewakili keluarga Bapak Bisri mengucapkan terima kasih banyak kepada Polres Blitar atas terungkapnya kasus ini. Soal surat wasiat, nanti akan kami buka bersama dengan anggota keluarga yang lainnya. Jadi belum tahu isinya apa," pungkas adik almarhum Bisri yang bernama Tatik.

(iwd/iwd)