Warga Probolinggo Ambil Paksa Jenazah Pasien Gejala COVID-19 Pakai Truk

M Rofiq - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 17:35 WIB
Ada aksi ambil jenazah pasien bergejala COVID-19 di Probolinggo. Puluhan warga dan keluarga pasien datang ke rumah sakit menggunakan truk.
Aksi ambil paksa jenazah pasien bergejala COVID-19 di Probolinggo/Foto: Tangkapan Layar
Probolinggo - Ada aksi ambil paksa jenazah pasien gejala COVID-19 di Probolinggo. Puluhan warga dan keluarga pasien datang ke rumah sakit menggunakan truk.

Pasien yang memiliki gejala COVID-19 itu merupakan seorang perempuan berinisial L (61). Ia masuk RS PG Wonolangan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada Kamis (4/3) sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, pasien tersebut meninggal dunia.

Meski hasil tes swab belum keluar, pihak rumah sakit memutuskan bahwa pasien tersebut akan dimakamkan dengan protokol kesehatan COVID-19 atau prokes. Sebab, pasien itu bergejala COVID-19.

Namun sekitar satu jam usai pasien diumumkan meninggal, datang puluhan orang ke rumah sakit untuk mengambil paksa jenazah pasien gejala COVID-19 tersebut. Mereka merupakan warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Warga dan keluarga dari pasien gejala COVID-19 itu langsung masuk RS dan mengambil jenazah tersebut. Lalu membawa pulang jenazah tersebut menggunakan truk. Peristiwa itu sempat menyebabkan kemacetan di jalan pantura Dringu.

"Pasien ada penyakit bawaan sesak pernapasan. Dan ada dugaan ada gejala seperti terpapar COVID-19 dan tunggu hasil swab turun," ujar Direktur RS PG Wonolangan, dr Mariani Indahri, Jumat (5/3/2021).

Oleh pihak keluarga dan warga, jenazah pasien gejala COVID-19 itu dimakamkan tanpa protokol kesehatan. Pihak kepolisian dan Satgas COVID-19 pun turun tangan menangani kasus ini.

"Kami bersama tim Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo langsung melakukan langkah dan mengejar untuk melihat proses pemakaman agar tetap protokol kesehatan dan testing juga tracing di desa tersebut. Untuk kasusnya akan mengambil langkah tegas untuk proses hukum warga yang ikut ambil paksa jenazah, kami berharap secara sukarela menyerahkan diri ke kantor polisi," terang AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Probolinggo.

Simak juga video 'Aksi Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Sumenep':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)