PPKM Mikro Diperpanjang, Pengamat: Masyarakat Sudah Tidak Syok

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 17:15 WIB
Ilustrasi penyintas COVID-19
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Surabaya -

PPKM mikro diperpanjang hingga 22 Maret 2021. Salah satunya di Jawa Timur. PPKM mikro ini berlaku Pulau Jawa-Bali serta Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Aturan ini mulai berlaku pada 9 Maret mendatang.

Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Imron Mawardi mengatakan, masyarakat sudah terbiasa menghadapi PPKM Mikro.

"Masyarakat tidak syok sudah biasa PPKM, yang PPKM Mikro ini tidak terlalu mengganggu ekonomi, karena ada kelonggaran tapi tetap dibatasi. Tidak sampai sangat mengganggu, secara umum tidak berdampak besar," ujar Imron saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (5/3/2021).

Menurutnya, masyarakat sudah terbiasa menjalankan aktivitasnya selama PPKM Mikro. Mengingat PPKM sudah diterapkan sejak awal Januari 2021. Belum lagi di Jatim, sejumlah daerah pernah menerapkan PSBB yang dinilai Imron lebih ketat dari PPKM Mikro.

Dosen FEB Unair ini menilai, selama PPKM, ekonomi tetap bertumbuh. Meski, ada beberapa sektor yang masih tidak bisa bergerak akibat pandemi seperti hiburan.

"Triwulan per Triwulan sudah tumbuh. Kalau Year on Year kita masih minus. Ekonomi kita sudah akan tumbuh meskipun belum akan mencapai 5 persen sesuai harapan pemerintah kita. Ya tetap tumbuh sekitar 3-3,5 di 2021 ini," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2