Tasyakuran Kades Terpilih di Sidoarjo Dibubarkan Polisi

Suparno - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 19:06 WIB
Tasyakuran kepala desa (Kades) terpilih di Sidoarjo dibubarkan polisi. Sebab acara tersebut menimbulkan kerumunan yang rawan terjadi penyebaran COVID-19.
Tasyakuran kades terpilih di Sidoarjo/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Tasyakuran kepala desa (Kades) terpilih di Sidoarjo dibubarkan polisi. Sebab acara tersebut menimbulkan kerumunan yang rawan terjadi penyebaran COVID-19.

Tasyakuran itu digelar Kades Sidomulyo terpilih, Kunadi, di Kecamatan Krian. Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengatakan, kerumunan warga terjadi saat Kunadi diarak naik perahu. Warga sekitar berkerumun di tepi sungai.

"Tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, kepala desa terpilih diarak naik perahu. Nah hal tersebut menarik warga sekitar untuk menontonnya di tepian sungai. Kita langsung bertindak tegas dan membubarkan acara tersebut," kata Mukhlason kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Ia menjelaskan, setelah mendapat informasi dari warga, pihaknya beserta jajaran mendatangi rumah sang kepala desa. Lalu meminta untuk menghentikan seluruh rangkaian acara tersebut, sebelum massa bertambah banyak.

"Kepada yang bersangkutan kita berikan pemahaman, karena di masa pandemi yang belum berakhir seperti saat ini, kerumunan sangat berpotensi menyebarkan virus COVID-19," tambah Muklason.

Ia juga melanjutkan, setelah diberi pemahaman, yang bersangkutan bersedia menghentikan tasyakuran tersebut. Mukhlason mengimbau seluruh warga Kecamatan Krian agar tidak mengadakan acara yang berpotensi terjadinya kerumunan warga.

"Kami berharap agar warga selalu patuh pada protokol kesehatan, 5M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan salah satunya termasuk menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas," pungkas Muklason.

Tonton juga Video: Tradisi Tagak Kayu, Tasyakuran Bangun Rumah di Jambi

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)