Corona B117 Mengintai, Khofifah Minta Warga Jatim Tenang Namun Waspada

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 17:54 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jatim tetap tenang dan tidak panik. Menurutnya, belum ada laporan kasus Corona B117 di Jatim.
Gubernur Khofifah/Foto: Istimewa/Humas Pemprov Jatim
Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jatim tetap tenang dan tidak panik. Menurutnya, belum ada laporan kasus Corona B117 di Jatim.

"Saat ini mutasi virus Corona B117 UK sudah masuk ke Indonesia. Untuk itu, Pemprov Jatim dan masyarakat harus lebih waspada karena mutasi virus ini terbukti lebih menular 70 persen dibanding yang saat ini beredar. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tetap disiplin terapkan protokol kesehatan," ujar Khofifah dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/3/2021).

Gubernur Khofifah menjelaskan, sampai saat ini belum ditemukan mutasi Corona B117 di Jatim. Akan tetapi, pemprov akan terus berkoordinasi dengan laboratorium yang bisa melakukan sequencing untuk selalu mengirimkan sampel. Sequencing ini adalah proses mengurutkan RNA virus untuk mengetahui susunan aslinya. Dengan demikian, bila ada mutasi di Jatim, akan bisa segera dideteksi dan disampaikan ke masyarakat.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, menurut para ahli mutasi ini bisa dideteksi oleh alat PCR yang saat ini dimiliki oleh laboratorium PCR di Indonesia dan di Jatim. Selain itu, mutasi virus Corona B117 juga tidak mengurangi efektivitas vaksin. Sehingga tidak mengganggu program vaksinasi yang sudah berjalan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Virus ini tetap bisa dideteksi dengan alat PCR yang saat ini sudah ada, juga tidak mengurangi efektivitas vaksin. Yang sudah terjadwal untuk vaksin bisa dilanjutkan proses vaksinnya. Selain itu, terus patuhi protokol kesehatan supaya virus ini tidak menulari kita," imbuh orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Meski demikian, Khofifah mengakui, berdasarkan informasi tim Satgas COVID-19 di Jatim, masih ada keterbatasan untuk mendeteksi mutasi Corona B117, dikarenakan alat sequencing yang masih terbatas. Ke depannya, Pemprov Jatim akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, sekaligus dengan tim Pengawasan Mutasi Genetik atau Genomic Surveillance dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk terus mengirimkan sampel sehingga mutasi virus Corona bisa dideteksi lebih cepat.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan tim dari Kemenkes. Agar mereka bisa terus mengirimkan sampel sehingga mutasi virus COVID-19 bisa kita deteksi dengan cepat," lanjut Khofifah.

Sebagaimana diketahui, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono telah mengumumkan penemuan mutasi virus Corona B117 UK di Indonesia pada hari Selasa, 2 Maret 2021, melalui kanal YouTube Kemenristek/BRIN. Penemuan itu didapatkan dari hasil sequencing sampel di antaranya dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta juga dari Jawa Timur. Lebih lanjut diketahui mutasi virus tersebut ditemukan di Karawang, dari pasien yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Lihat Video: Jurus Ganjar Pranowo Cegah Corona B117 Masuk Jateng

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)