Prof Nidom Sebut Corona B117 yang di Karawang Belum Tentu dari Arab Saudi

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 16:48 WIB
Yellow SARS-CoV-2 lineage B.1.1.7 mutation virus tape barrier beyond a quarantine point.
Foto: Getty Images/iStockphoto/serts
Surabaya - Kasus virus Corona B117 yang ada di Karawang, Jabar, dicurigai berasal dari Arab Saudi. Padahal virus Corona B117 asal Inggris itu bisa jadi justru sudah menyebar di seluruh Indonesia.

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom menyebut hal itu hanya dikaitkan dengan asal dari orang yang membawa virus tersebut.

"Namun belum dipastikan virus itu berasal dari Arab Saudi," kata Prof Nidom saat dihubungi detikcom, Kamis (4/3/2021).

Jika ingin mengetahui virus itu dari mana, jelas dia, maka perlu filogenetik untuk diteliti asal usulnya. Baginya, bisa saja orang tersebut datang di Indonesia dan terinfeksi B117 di Indonesia.

"Artinya di Indonesia sudah ada. Sebab, yang membawa itu lalu lintasnya tidak terbatas. Tapi cuman belum teridentifikasi. Ini kebetulan ketemu B117," tandas Nidom.

"Sebetulnya pemikiran apakah di Jawa Timur, di Surabaya atau di Jawa Tengah atau di mana ada atau tidak, bukan di situ pemikirannya. Sekarang beranggapan bahwa di seluruh Indonesia sudah ada (B117)," jelasnya.

Saat ini yang harus dilakukan yakni mengantisipasi masyarakat Indonesia. Karena masih banyak orang bepergian dari satu daerah ke daerah lainnya, baik menggunakan transportasi pribadi atau transportasi umum seperti kereta api dan pesawat.

"Terlebih tes COVID-19 di antar daerah juga dinilai tidak konsisten, ada yang menggunakan PCR, antigen, dan lainnya," tegasnya.

Tonton Video: Melihat Proses Virus Corona Bermutasi dan Munculkan Varian Baru

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)