Takut Jarum Suntik, Polisi Ini Spontan Baca Doa Qunut Saat Divaksin COVID-19

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 20:00 WIB
Ada yang mencuri perhatian dalam vaksinasi COVID-19 di Surabaya. Seorang polisi menjalani vaksinasi dengan penuh ketakutan.
Seorang polisi yang takut jarum suntik menjalani vaksinasi COVID-19/Foto: Tangkapan Layar
Surabaya - Ada yang mencuri perhatian dalam vaksinasi COVID-19 di Surabaya. Seorang polisi menjalani vaksinasi dengan penuh ketakutan.

Dalam video berdurasi 1 menit 43 detik yang beredar, tampak seorang pria berkaus hitam duduk dibangku untuk disuntik vaksin COVID-19. Keresahan terpancar dari wajah dan gerak tubuhnya.

Saat jarum suntuk menancap di lengannya, pria tersebut histeris sambil sesekali bertakbir. Suasana pun menjadi riuh.

Video perjuangan pria itu melawan ketakutan juga diunggah akun Instagram resmi milik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Di akun @khofifah.ip video tersebut diunggah sekitar 6 hari lalu.

"Kira-kira ini seperti inilah gambaran kemeriahan vaksinasi. Coba sebutkan bacaan apa saja yang di lafalkan sebelum dan saat disuntik?" berikut caption dari video tersebut seperti yang dilihat detikcom, Rabu (3/3/2021).

Pria tersebut yakni Brigadir Agus Rifandi. Ia merupakan anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantian, Surabaya. Ia ternyata takut jarum suntik.

"Sekitar satu mingguan lalu saat vaksin pertama di Polsek Pabean," kata Agus kepada detikcom, Rabu (3/3/2021).

Agus menambahkan, ia membaca doa qunut dan ayat kursi saat menjalani vaksinasi COVID-19. Ia mengaku phobia dengan jarum suntik.

"Doa qunut. Itu sekilas keluar sendiri, spontan. Sama ayat kursi. Nggak takut divaksin saya. Tapi memang saya takut jarum suntik," ungkap Agus.

Agus sudah sembilan tahun menjadi Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pabean. Jika sakit, ia tidak pernah ke rumah sakit untuk disuntik. Ia lebih memilih minum obat saja.

Setelah disuntik vaksin COVID-19, Agus mengaku tidak merasakan sakit apa pun. "Ini baru sekali setelah divaksin kemarin ternyata tidak terasa. Cuma phobia jarum suntik. Insyaallah pada vaksin yang kedua, saya tidak takut lagi, iya (terhadap jarum suntik)," tambahnya.

Bahkan, Agus mengajak seluruh warga untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Menurutnya, disuntik vaksin tidak sakit.

"Jadi, nitip pesan untuk masyarakat Indonesia jangan takut divaksin. Vaksin itu tidak sakit," pungkas Agus. (sun/bdh)