Pasien COVID-19 di RS Surabaya Disebut Turun Hingga 50%, Dampak Vaksinasi?

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 17:17 WIB
Vaksin Virus Corona Menuju RI
Foto: Vaksin Virus Corona Menuju RI (Tim Infografis Fuad Hasim)
Surabaya -

Awal tahun 2021 case pasien COVID-19 masih tinggi. Bahkan RS di Surabaya mengalami overload, baik di ICU atau IGD. Namun, kini case pasien COVID-19 menunjukkan adanya penurunan.

Salah satu pemicu turunnya pasien COVID-19 dikarenakan vaksinasi. Meski pengaruh vaksinasi belum dinilai terlihat secara signifikan, namun pasien COVID-19 di RS turun hingga 50%. Seperti di RS Husada Utama Surabaya.

"Sudah turun 50% lebih pasien COVID-19. Ya secara teori kalau yang divaksin sudah 70% dari total populasi, maka akan menurunkan jumlah kasus secara signifikan," kata Dirut RSHU dr Didi Dewanto SpOG saat dihubungi detikcom, Rabu (3/3/2021).

Kini, jumlah pasien yang dirawat juga jauh berkurang. Dari sebelumnya pada pertengahan Februari terdapat sekitar 140 pasien, saat ini sudah 70 pasien.

"Sekarang ada 70-an pasien COVID-19 yang dirawat. Setiap harinya ada 5 hingga 100-an pasien yang sembuh dan dipulangkan," jelasnya.

Sementara Wakil Direktur Layanan Medis dan Keperawatan RSI Jemursari, dr Dyah Yuniati SpS mengatakan, case pasien COVID-19 memang menurun hingga 50%. Namun hal ini bukan disebabkan karena vaksinasi yang masih berjalan.

"Ya karena kesadaran, karena program pemerintah, karena permenkes isolasi mandiri benar-benar diterapkan, karena takut RS dan seterusnya," tambah Dyah.

Menurunnya case pasien COVID-19 di RSI Jemursari ini sudah sejak 11 hari yang lalu. Setiap harinya juga selalu memulangkan pasien Corona yang telah sembuh dan dinyatakan negatif dari swab PCR.

"Hari ini 3 yang wafat, dan 5 dipulangkan karena sudah sembuh. Rata-rata yang dipulangkan 5 pasien setiap harinya," pungkasnya.

(fat/fat)