900 Pil Koplo dan 2,75 Gram Sabu Gagal Diselundupkan ke Dalam Lapas Kediri

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 13:12 WIB
lapas kediri
Pil koplo dan sabu yang gagal diselundupkan ke Lapas Kediri (Foto: Istimewa)
Kediri - Penyelundupan narkoba di Lapas Klas IIA Kediri kembali digagalkan. 900 Butir pil koplo dan 2,75 gram sabu gagal masuk ke lapas.

Penyelundupan itu terjadi Senin (1/3) siang. Penyelundupan dilakukan dengan cara gambling atau cukup rawan yaitu dengan cara melempar barang haram tersebut ke dalam lapas lewat luar tembok ke area brandgang lapas.

Brandgang lapas adalah celah bangunan di antara gedung hunian warga binaan dengan tembok luar gedung Lapas Kelas IIA Kediri. Alih-alih sampai ke tujuan, barang haram yang dibungkus plastik warna hitam itu malah ditemukan petugas lapas.

Staf Kesatuan Pengamana Lapas (KPLP) Kediri, Teguh Imam, saat itu sedang bersih-bersih area brandgang, menemukan bungkusan mencurigakan. Tak buang-buang waktu, Teguh langsung melaporkan barang misterius tersebut ke atasannya.

Dengan disaksikan Kalapas Asih Widodo, bungkusan hitam tersebut dibuka. Isinya ada 900 butir pil berwarna putih (diduga jenis dobel L/pil koplo) dan tiga paket berisi serbuk putih dengan berat total 2,75 gram diduga sabu di dalamnya.

"Kami langsung lapor polisi untuk tindak lanjut," ujar Asih, Selasa (2/3/2021).

Kakanwil Krismono mengapresiasi capaian jajarannya itu. Menurutnya, Ketika petugas menerapkan SOP dengan benar, maka tidak akan ada masalah dalam lapas. Citra Lapas Kediri pun juga akan semakin baik di masyarakat.

"Teruslah berbuat baik dan sesuai SOP, kami yakin lapas/ rutan akan zero halinar (handphone, pungutan liar dan narkotika)," pungkas Krismono.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo membenarkan perihal diamankannya barang berupa narkoba di lingkungan Lapas Kelas II A Kediri. Bahkan saat ini anggota Satreskoba Polres Kediri Kota tengah menyelidiki pelaku pembuangan narkoba ke dalam Lapas tersebut.

"Iya benar, kemarin anggota saya sudah menerima laporan terkait temuan narkoba dalam Lapas tersebut, bahkan saat ini anggota Satnarkoba tengah menyelidiki secara intensif terkait temuan narkoba dalam lapas ini," kata Eko. (iwd/iwd)