Pemuda Muhammadiyah Tolak Perpres Investasi Miras

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 17:37 WIB
Wakil Kabid Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) PW Pemuda Muhammadiyah Jatim Al Muslimun
Kokam PW Pemuda Muhammadiyah Al Muslimun (Dok Pemuda Muhammadiyah Jatim)

"Pemerintah juga perlu benar-benar mempertimbangkan kebijakan legalisasi tersebut. Jangan sampai dalih kearifan lokal digaungkan sementara mengesampingkan kearifan lokal yang lain," jelas pria yang juga menjabat Komandan Kokam PW Pemuda Muhammadiyah Jatim itu.

"Kalau memang pemerintah punya argumentasi yang cukup kokoh untuk mempertahankan Perpres tersebut, jelaskan secara terbuka dan bangun komunikasi yang asertif pada masyarakat luas. Jangan dibiarkan gaduh (pro dan kontra) yang membuat polarisasi di tengah masyarakat semakin tajam. Hal tersebut mengurangi produktivitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tambah Cak Mun.

Menurut Cak Mun, meski Perpres Investasi Miras hanya akan diberlakukan di 4 Provinsi, namun dia juga ragu pemerintah bakal mampu mengawasi dan memantau produksi dan peredarannya. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin peredarannya bisa semakin meluas.

"Selain itu juga, saya kurang yakin pemerintah dapat melakukan pemantauan secara serius terhadap perpres tersebut. Jika pemantauannya buruk maka akan punya akibat yang lebih buruk dari sebelum perpres ditanda tangani," ujarnya.

"Jangan-jangan produksi miras melebar ke wilayah selain 4 Provinsi yang ada dalam Perpres tersebut. Dan akibatnya jadi fatal, yakni merusak tatanan sosial dan harmoni di masyarakat," tandas Cak Mun.

Halaman

(fat/fat)