Ini Hasil Autopsi Pemilik Toko di Blitar yang Tewas Bersimbah Darah

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 19:39 WIB
pembunuhan di blitar
Lokasi kejadian (Foto: Dok. Polres Blitar)
Blitar - Hasil autopsi jasad pemilik toko yang tewas bersimbah darah dengan kaki terikat lakban telah keluar. Korban mengalami pendarahan bagian kepala akibat kekerasan benda tumpul. Ini penyebab kematian korban.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan pihaknya sore tadi telah menerima hasil autopsi dari RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Dari pemeriksaan jasad Bisri Efendi, pria 71 tahun itu tewas akibat pendarahan di bagian kepala.

"Jadi hasil autopsi menjelaskan kekerasan tumpul pada kepala mengakibatkan patah tulang dasar tengkorak. Ini mengakibatkan perdarahan otak sehingga menyebabkan kematian korban," kata Leo saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (27/2/2021).

Selain itu, lanjut Leo, hasil pemeriksaan luar juga menemukan luka memar pada dahi, pelipis kanan, telinga kiri. Leher kiri sampai leher belakang, daun telinga kiri, perut sisi kiri, jari pertama dan ketiga tangan kiri, punggung atas. Semua luka itu akibat kekerasan tumpul.

Juga ada luka lecet pada jari ke tiga tangan kiri, pelipis kanan dan dahi akibat kekerasan tumpul. Kemudian ada luka iris pada bahu kiri akibat ketajaman. Dan luka robek pada pelipis kanan, kepala sisi kiri di atas telinga akibat kekerasan benda tumpul.

"Luka-luka pada kulit terjadi saat masih hidup. Kekerasan terjadi lebih dari satu kali. Cara kematian tidak wajar (pembunuhan) saat kematian, tanggal 27 feb 2021 antara pukul 03.00 Wib sampai 06.00 WIB," tandas Leo.

Jasad pemilik toko di Desa Jatinom, Kanigoro ini pertama kali ditemukan seorang karyawan yang akan masuk toko. Kondisi toko terbuka sedikit. Dan jasad korban ditemukan di dalam toko tergeletak bersimbah darah. Kaki korban terikat lakban, sementara bagian kepala tertutup sarung.

Lihat juga Video: Kaki Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Bogor Terikat Tali

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)