Adaptasi Inovasi Pariwisata, Menparekraf: Contohnya Datanglah ke Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 18:13 WIB
bedah buku azwar anas
Bedah buku Azwar Anas bersama Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Ardian Fanani)

"Crisis collaboration ini sangat dibutuhkan. Dengan kolaborasi, berpikir secara out of the box akan terbuka mulai dari desa, kabupaten sampai pusat. Di sinilah mengapa perlunya kolaborasi seperti yang tertuang di buku karya Pak Azwar Anas Creative Collaboration. Kami pun meminta Banyuwangi untuk bersama-sama membangun energi untuk bangkit," katanya.

Menurut Sandiaga ada tiga kunci yang berperan dalam keberhasilan Banyuwangi. "Tiga hal itu adalah adaptasi, kolaborasi, dan semangat inovasinya. Tiga prinsip ini pun sangat relevan dalam menghadapi situasi pandemi seperti ini," tambah Sandiaga Uno.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menyatakan siap untuk kolaborasi dengan pusat dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Ipuk mengatakan telah memiliki berbagai program untuk pemulihan ekomomi dan sosial akibat pandemi.

"Masa pandemi ini adalah tantangan berat untuk semua pemimpin. Kami harus tetap berinovasi. Ditambah dengan semangat Kerja Keras dan Kerja Bersama menjadi cara bisa keluar dari situasi pandemi ini. Mudah-mudahan Banyuwangi bisa melaluinya dengan baik," kata Ipuk.

Ipuk yang juga turut hadir dalam bedah buku tersebut mengatakan, dari buku-buku yang ditulis Anas, mengajarkan tiga hal. Pertama bagaimana Banyuwangi harus terus berinovasi. Kedua harus bisa berkolaborasi. Dan yang ketiga tentang marketing.

"Tiga modal inilah yang membuat Banyuwangi bisa bergerak sejauh ini," pungkasnya.

Halaman

(iwd/iwd)