Catat! Ini Jadwal Hari Tanpa Bayangan di Jatim

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 16:58 WIB
Hari tanpa bayangan tampak jelas di Kota Pacitan
Hari tanpa bayangan di Pacitan tahun lalu (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Malang - Hari tanpa bayangan akan dialami hampir seluruh wilayah di Indonesia. Termasuk di wilayah Jawa Timur yang fenomena itu akan diawali di enam kota/kabupaten.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma'muri menjelaskan kulminasi merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomena itu disebut sebagai kulminasi utama.

"Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit," kata Ma'muri kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Menurut Ma'muri, pada saat kulminasi terjadi, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Sebab itu, hari kulminasi utama disebut hari 'tanpa bayangan'.

Kondisi itu, bakal terjadi di beberapa daerah di Tanah Air. Untuk Jawa Timur di mulai dari Banyuwangi terjadi pada Sabtu (27/2/2021), pukul 11.35 WIB.

Kemudian di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, kulminasi akan berlangsung pada pukul 11.42 WIB. "Pada 27 Febuari 2021 nanti, kulminasi di mulai dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Kepanjen, Blitar, dan Pacitan. Kemudian berakhir di Tuban pada 3 Maret 2021 pukul 11.43 WIB," jelasnya.

Kulminasi juga akan terjadi di Kota Malang pada Minggu (28/2/2021), pukul 11.42 WIB. Hari dan jam yang sama, juga akan terjadi di wilayah Kota Batu.

"Fenomena kulminasi di Kepanjen dan Malang serta Batu beda karena posisi lintang bujurnya beda. Matahari ini terus bergerak semu posisi pas di Kepanjen dan malang posisi lintang bujur beda," bebernya.

Ma'muri menambahkan fenomena alam ini terjadi karena disebabkan bidang ekuator bumi atau bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika, sehingga posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah.

Ma'muri menyebut mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator. Maka kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di garis khatulistiwa.

"Di kota-kota lain, kulminasi utama terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang kota tersebut," sebutnya.

Lihat juga Video: Fenomena Hari Tanpa Bayangan Terjadi di Banyuwangi

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)